Sekjen DPD LMR Meranti Berikan Pinjaman Tanpa Bunga

Hermansyah
1.088 view
Sekjen DPD LMR Meranti Berikan Pinjaman Tanpa Bunga
Dokumentasi;
Sekjen DPD LMR Kepulauan Meranti berikan pinjaman tanpa bunga.

MERANTI, datariau.com - Sekjen DPD LMR Kabupaten Kepulauan Meranti Kudrianto S.Pd.I, memberikan pinjaman modal berupa uang tunai kepada 10 pedagang Takjil Ramadhan yang berjualan di salah satu pusat keramaian di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Ahad (10/06/2018).

Pinjaman tanpa bunga tersebut merupakan gagasan inisiatif yang ia lakukan sebagai langkah menyelamatkan ekonomi rakyat kelas menengah kebawah demi menghindari praktek riba.

Kudrianto mengatakan, bahwa ia berharap dari kalangan kelas menengah kebawah bisa merasakan manfaat dari hal tersebut sepanjang bulan Ramadhan pasca menyambut Idul Fitri 1439 Hijriah. 

"Sebenarnya tidak terlalu penting berapakah jumlah dan siapakah pemodalnya, namun saya kira dalam kondisi seperti ini, harus ada upaya dari kalangan mereka-mereka yang diberikan kelebihan rizki oleh tuhan untuk menyelamatkan masyarakat kelas menengah ke bawah, dalam menghindari jerat praktek riba'nya para Rentenir," ungkap Kudrianto.

Menurut pria 33 tahun itu, perlu adanya kesepakatan internal dan emosional dari pemilik modal, apalagi dari kalangan masyarakat Kepulauan Meranti yang mayoritasnya beragama islam. Sekiranya bisa membentuk sebuah langkah kongkrit yang efektif, meskipun sedikit mempunyai resiko. 

"Tidak terlalu berlebihanlah, jika saya bermaksud mengajak kawan-kawan yang satu pemikiran serta mempunyai dukungan finansial yang memadai, karena kalau lah 1 orang saja bisa membantu 10 pedagang kelas menengah kebawah, maka apabila 20 orang yang ingin membantu dengan pergerakan ini, maka 200 pedagang kecil kita terselamatkan," ujar Kudrianto.

Menurut Kudrianto, tidak salahnya kalau ingin berbuat baik, baru nanti diatur pinjaman dengan mahar operasional.

"Dan saya kira tidak ada salahnya kita berbuat demikian meskipun awalnya sedikit punya resiko Jika sudah berjalan secara Kondusif, baru kita atur pinjaman dengan mahar operasional yang jauh lebih kecil dan itu tidak disebut Riba atau Praktek Rentenir," tutupnya.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)