Sebelum Dibawa ke GOR Tualang, Salah Satu Pelaku Gagahi Korban di Rumah

Hermansyah
9.488 view
Sebelum Dibawa ke GOR Tualang, Salah Satu Pelaku Gagahi Korban di Rumah
4 orang dari 8 pelaku yang diamankan di Mapolsek Tualang saat konference pers.

SIAK, datariau.com - Arena Gelanggang Olahraga (GOR) Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, pada hari Jumat (10/1/2020), dijadikan tempat oleh 4 orang remaja untuk melakukan perbuatan asusila (cabul) terhadap seorang wanita di bawah umur berusia 14 tahun.

Tak hanya sampai disitu, pada Sabtu (11/1/2020) perbuatan yang sama kembali dilakukan terhadap korban Mawar (14) nama samaran oleh 4 orang remaja muda berbeda melakukan pencabulan yang sebelumnya telah diberi lem kambing, dalam keadaan tidak sadar 4 remaja itupun secara bergiliran mencabuli korban.

Ternyata salah seorang pelaku berinisial Z (17) melakukan perbuatan asusila (cabul) terhadap korban Mawar (14), 2 kali atau ikut mencabuli korban pada hari pertama dan kedua (Jumat dan Sabtu) hari itu.

"Perbuatan itu pertama dilakukan atas ajakan pelaku inisial D (17), yang sudah berada di atas (lantai 2) dan sesudah menghisap lem kambing. Saya yang kedua melakukan itu, pada Sabtu (11/1/2020)," jelas pelaku inisial A alias Wawak (21) saat konference pers di Mapolsek Tualang, Sabtu (18/1/2020) pagi.

Kemudian ditanya perihal ada hubungan dengan korban, salah seorang pelaku inisial A alias Aman (18), membantah kalau dirinya memiliki hubungan pribadi (pacaran) dengan korban Mawar (14) ini, dia mengaku, tidak menghisap lem kambing, melainkan korban Mawar (14) saat itu.

"Korban dijemput sama teman saya pak, inisial Z alias Fani (17) dan F, saya baru berkenalan dengan korban enam bulan pak, perbuatan itupun saya lakukan pertama kali rumah saya bersama korban sebelum ke GOR Tualang. Saya melakukan hubungan itu pertama kali di rumah dan yang kedua di GOR," akui pelaku inisial A alias Aman (18).

Kapolsek Tualang Kompol Pribadi SH mengatakan, penangkapan 8 pelaku ini, berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/03-B/I/220/RIAU/RES SIAK/SEKTOR TUALANG, tanggal 14 Januari 2020 pukul 11.00 WIB. 

LP/04-B/I/2020/RIAU/RES SIAK/SEKTOR TUALANG, tanggal 14 Januari 2020 pukul 11.00 WIB.

"Korban saat itu dijemput oleh pamannya, dan sesampainya di rumah, kemudian orangtua korban pertanyakan kenapa sering main ke GOR, lalu korban tidak terima dan mengatakan yang sebenarnya  bahwa para pelaku itu telah melakukan perbuatan asusila terhadapnya," kata Kompol Pribadi SH.

Setelah mengetahui itu, kata Kapolsek Tualang, kemudian orangtua korban melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Polsek. Dan adanya laporan, atas perintah selanjutnya Panit Reskrim Iptu Ichsan SH bersama tim Opsnal Polsek Tualang melakukan penangkapan terhadap 8 orang pelaku ini.

Para pelaku tersebut, lanjut Kapolsek Tualang itu, dapat dikenakan Pasal 81 ayat 1 dan ayat 2 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah, Pengganti Undang Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan ke 2 atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Jo Pasal 1 ke 3 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.

"Ancaman hukuman bagi para pelaku minimal lima tahun dan maksimal selama lima belas tahun. Dan atas kejadian itu pula para pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolsek Tualang guna penyidikan lebih Lanjut," pungkasnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Kirim berita, hak jawab, laporan: 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)