Sandi Sebut Cap Jempol Nodai Paslon Tertentu, TKN: Opini Menyedihkan

Datariau.com
1.844 view
Sandi Sebut Cap Jempol Nodai Paslon Tertentu, TKN: Opini Menyedihkan
Misbakhun (Foto: dok. Facebook)

DATARIAU.COM - Sandiaga Uno mengatakan penemuan cap jempol di amplop tersangka dugaan suap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso membuat salah satu paslon di Pilpres 2019 ternoda. Tim Kampanye Nasional (TKN) menilai hal itu merupakan penggiringan opini publik yang menyedihkan.

"Kalau Sandi ingin mengkaitkan dengan capres yang identik simbol yang dimaksud, maka itu sungguh sebagai upaya pembentukan opini yang menyedihkan dari seorang cawapres. Karena sosok Pak Jokowi dan KH Ma'ruf sebagai capres dan cawapres adalah pribadi yang dikenal sebagai pribadi yang bersih, anti korupsi, dan anti politik uang," ujar anggota TKN Mukhamad Misbakhun ketika dihubungi, Rabu (3/4/2019).

Meski Bowo merupakan politikus Golkar, Misbakhun mengatakan kasus yang menjerat Bowo tidak terkait dengan paslon 01. Ia pun menegaskan Bowo tidak tergabung sebagai anggota TKN Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Perlu diketahui BSP bukan anggota TKN Jokowi dan hal tersebut tidak ada kaitannya dengan pasangan capres siapapun," ucapnya.

Lagi pula, kata Misbakhun, soal cap jempol di amplop itu belum diketahui secara pasti kebenarannya. Pasalnya, cap jempol di amplop itu tidak pernah ditunjukkan secara langsung oleh KPK.

"Isu 'cap jempol' tidak pernah ditunjukkan oleh KPK kepada publik secara terbuka. Itu hanya disampaikan oleh juru bicara KPK. Sehingga validitas perlu dipertanyakan apa yang dimaksud dengan 'cap jempol' tersebut. Yang bisa menjawab soal isu 'cap jempol' itu hanya BSP yang karena dia sudah ditahan KPK," kata Misbakhun.

Sebelumnya, Sandiaga menyayangkan adanya 'cap jempol' dalam amplop kasus tersangka dugaan suap Bowo Sidik Pangarso. Simbol jempol itu menurutnya identik dengan salah satu paslon. 

"Sayang jika angka jempol yang identik salah satu paslon tercemar dari tindakan sebagian oknum-oknum politisi yang gunakan cara yang tidak terhormat, cara cederai masyarakat. Itu uang rakyat dikorupsi, harusnya untuk petani, tapi ini korupsi untuk beli suara rakyat," kata Sandiaga kepada wartawan di Taman Buah Mekarsari, Bogor, Rabu (3/4).

Keberadaan cap jempol pada amplop ini awalnya diungkap KPK setelah penyidik melakukan pengecekan pada amplop berisi uang Rp 20 ribu atau Rp 50 ribu di 3 dari 82 kardus dan 2 boks kontainer yang diamankan saat OTT terhadap Bowo. Menurut KPK, cap jempol itu ditemukan pada semua amplop di 3 kardus yang sudah dibuka.

Sumber
: https://news.detik.com/berita/d-4495937/sandi-sebut-cap-jempol-nodai-paslon-tertentu-tkn-opini-menyedihkan
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)