PEKANBARU, datariau.com - Bencana gempa bumi yang melanda kawasan Lombok dan sekitarnya membuat Bangsa Indonesia menangis. Begitu banyak korban jiwa dan luka-luka, serta rumah dan bangunan yang dilaporkan rusak parah.
Kondisi ini membuat banyak masyarakat khususnya di Kota Pekanbaru dan Propinsi Riau ikut prihatin dan berupaya untuk ikut membantu meringankan beban masyarakat Lombok yang sedang menjalani ujian dan cobaan dari Allah Subhanahu Wata'ala.
Yayasan Riau Care Indonesia bersama Menara Dakwah Ibn Auf, Pondok Pesantren Ibnu Katsir, Telaga Hati TV dan Komunitas Sahabat TNI Polri atau Kombatpol DPW Riau, langsung bergerak cepat dalam memberikan bantuan dengan membuat penggalangan dana, yang dalam satu hari kemarin, Senin (06/08/2018), berhasil mengumpulkan dana sebesar lebih dari Rp80.000.000, melalui Tabligh Akbar yang dilakukan secara mendadak di Masjid Nurussalam, jalan Mekar Sari, Tangkerang. Juga dana yang dihimpun melalui himbauan di media-media sosial.
Tidak hanya melakukan penggalangan dana, Riau Care Indonesia juga mengirimkan bantuan tenaga-tenaga terampil untuk terjun ke lokasi bencana.
Satu tim pertama sudah diberangkatkan pada Hari Selasa (07/08/2018), yang berjumlah 6 orang dengan dipimpin langsung oleh Ustadz Abuz Zubaer Hawaary dengan membawa tenaga medis (dokter) lengkap dengan obat-obatan (sumbangan dari Apotik Mandiri Smart) dan tenaga-tenaga tanggap bencana.
Tim pertama ini bertugas untuk melakukan pertolongan pertama kepada masyarakat para korban bencana, baik untuk melakukan pengobatan, evakuasi dan tugas-tugas lain yang ditugaskan kepada mereka oleh Tim Tanggap Bencana Pemerintah, karena mereka akan langsung berkoordinasi dengan Posko Resmi Pemerintah Indonesia yang berada di Lombok.
Selain itu, tim ini juga bertugas untuk mengumpulkan data-data awal apa yang kira-kira paling dibutuhkan oleh para korban bencana, sehingga nanti tim yang ada di Pekanbaru akan bersiap untuk memenuhi semua kebutuhan-kebutuhan tersebut.
Ketua Umum Riau Care Indonesia, Ardiansyah Tanjung, S Sos, mengatakan pengiriman tim pertama ini akan dilanjutkan dengan pengiriman tim kedua dan selanjutnya, namun sebelumnya kita harus menunggu info dan data-data dari tim pertama, sehingga semua yang dilakukan bisa lebih efektif dan berguna.
"Kita akan tunggu dulu informasi dari tim pertama, apa yang sangat dibutuhkan disana. Jika disana dibutuhkan tenaga medis, maka kita akan usahakan mengirim tenaga medis, baik dokter ataupun perawat. Jika dibutuhkan tenaga handal tanggap bencana, kita juga sudah ada dan siap dikirim. Begitu juga kalau dibutuhkan para ustadz untuk melakukan pendampingan dan penguatan moril untuk para korban, insyaAllah kita siap juga untuk mengirimkan ustadz-ustadz kita," ujar Tokoh Pemuda Pekanbaru yang juga biasa disapa Ian Tanjung ini.
Mengenai bantuan berupa makanan, pakaian dan barang-barang lainnya, Riau Care Indonesia juga akan menunggu informasi dari tim yang sudah berangkat, sehingga apa yang diberikan betul-betul yang dibutuhkan oleh para korban.
"Riau Care Indonesia biasanya selalu menyalurkan bantuan langsung ke tengah-tengah korban bencana, sehingga bantuan yang kita galang dari masyarakat, khususnya Propinsi Riau itu bisa betul-betul bermanfaat bagi para korban. Seperti yang sudah dilakukan Riau Care Indonesia untuk membantu muslim Rohingya, muslim Somalia dan korban bencana-bencana lainnya. Kita belikan apa yang mereka butuh. Karena kita ingin setiap bantuan yang disalurkan melalui Riau Care Indonesia dapat tepat guna dan pahalanya mengalir ke para donatur," sambungnya.
Penggalangan Bantuan Masih Berlanjut
Proses penggalangan bantuan untuk korban bencana di Lombok dan sekitarnya masih tetap berlanjut dan untuk memudahkan bagi masyarkat yang ingin memberikan bantuan, Riau Care Indonesia membuka posko khusus bencana Lombok di jalan Sudirman No 498, tepatnya disebelah 'Dacok Cutting Sticker', seberang jalan Pandan, Pekanbaru.
Bagi masyarakat yang ingin mengantarkan bantuan langsung, bisa datang ke posko tersebut. Namun bagi masyarakat yang ingin mengirimkan bantuan melalui transfer bisa langsung ke rekening Yayasan Riau Care Indonesia, bank BNI Syariah dengan nomor rekening: 8888 66 44 30.
Setiap hari Riau Care Indonesia akan melaporkan jumlah bantuan yang masuk dan kegunaannya secara rutin, baik melalui media massa maupun melalui media-media sosial, seperti di akun facebook telaga hati TV dan melalui WhatUps.
Tingginya rasa kepedulian masyarakat Propinsi Riau terhadap saudara-saudari yang mendapat bencana, patut diapresiasi, karena hanya dalam waktu 1 hari, bisa terkumpul infak lebih dari Rp 80.000.000.
"Kita sangat terharu dengan rasa kepedulian masyarakat kita. Dengan kondisi yang tergesa-gesa dan mendadak, ternyata banyak juga yang memberikan infak, bahkan ada seorang anak kecil di Masjid Nurussalam memberikan celengannya yang sudah penuh untuk diinfakkan. Ini contoh terbaik yang diberikan orang tuanya kepada dia. Mereka berlomba-lomba untuk ganjaran terbaik di akhirat," tutup Ian Tanjung.
Bagi masyarakat yang ingin ikut terjun langsung sebagai relawan atau tenaga tanggap bencana ke Lombok, Riau Care Indonesia juga membuka peluang untuk ikut bersama tim kedua dan selanjutnya, tapi harus memenuhi syarat-syarat dan kualifikasi antara lain, memiliki biaya sendiri (dana bantuan masyarakat khusus untuk dibagikan ke korban bencana, tidak bisa digunakan untuk biaya-biaya lain, red), selalu sholat 5 waktu, berbadan sehat dan diutamakan memiliki kualifikasi tertentu yang kira-kira dibutuhkan disana.
Untuk pendaftaran silahkan datang ke posko Riau Care Indonesia atau menghubungi Mukhtar di nomor telepon (WA) 0812 6847 4748. (rls)