PEKANBARU, datariau.com - Kegiatan proyek semenisasi di Jalan Lingkungan Perumahan Pinang Kencana RT/RW 02/02 Kelurahan Tuah Madani, dipertanyakan masyarakat sekitar.
Pasalnya, pengerjaan dilakukan tanpa lebih dulu melakukan pengerukan atau perataan tanah, pengerukan hanya di bagian pinggir jalan lalu papan penyangga di letak di bawah kerukan, tinggi papan penyangga melebihi sedikit dari pinggir badan jalan yang dikeruk, jadi tampak kelihatan jalan yang akan disemenisasi nantinya akan terlihat tebal.
Apalagi, kondisi jalanan yang ada di jalan perumahan Pinang Kencana itu juga mengalami kerusakan. Munculnya banyak pertanyaan terkait proyek lebih ratusan juta ini juga dibenarkan oleh Ketua RT 02, Bustami. Ia menyampaikan, pengerjaan proyek tersebut dinilai masyarakat sedikit aneh. Sebab, pengerjaan dilakukan seperti asal dikerjakan.
"Bisa kita lihat cara mereka melakukan semenisasi, tanpa perataan atau penimbunan. Jadi semennya langsung dituang begitu saja di atas bekesting. Apakah memang seperti itu SOP-nya kalau melakukan semenisasi jalan," katanya ketika ditemui Datariau.com di lokasi proyek.
Tak hanya itu, ia juga menambahkan, banyak warga yang ada di wilayah RT-nya mengaku tidak puas dengan sistem pengerjaannya. Selain proses pengerjaan semenisasinya yang dinilai tidak sesuai, papan informasi proyeknya juga tidak begitu terbuka dalam menyampaikan detil kegiatannya.
Berdasarkan informasi dari salah satu warga di Perumahan Pinang Kencana yang mengaku bernama Iwan, dia melihat papan proyek, bahwa sumber dananya berasal dari APBD Kota Pekanbaru dengan pelaksana kegiatan CV Cam's Brother Kontraktor.

"Kalau dilihat dari papan proyeknya, anggarannya itu sekitar Rp 176.980.000. Sementara volume panjangnya tidak ada dicantumkan dengan panjang proyek tidak jelas. Kalau dana sebesar itu, sementara proses pengerjaannya begitu, apakah pantas," tanya warga.
Ia mengakui, pihaknya sebenarnya tidak ingin mengganggu jalannya pekerjaan yang dilakukan oleh pihak pelaksana. Hanya saja, tambah dia, masyarakat khawatir jika dibiarkan pembangunan semenisasi jalannya tidak akan bertahan lama, dan dana yang digelontorkan pemerintah sia-sia.
"Kita ingin segera ditindaklanjuti. Jadi, sebelum pengerjaannya terlanjur jauh, ada baiknya dievaluasi lebih dulu. Jangan sampai sudah terlanjur, baru mau dibetuli," bebernya Iwan yang rumahnya tepat di depan jalan yang sedang dikerjakan.
Sementara itu, salah seorang manageman CV Cam's Brother Kontraktor, mengaku bernama Heri yang sempat dikonfirmasi awak media Datariau.com mengatakan, proyek itu sudah benar tidak ada masalah.
"Menurut saya biar saja pihak PU yang menilai apabila tidak sesuai kami pun rela tidak dibayar," ungkapnya.
"Kami hanya kerja. Disuruh begini, ya ikut saja. Kalo pihak media ingin memberitakan silahkan kami tidak ada masalah," tegas Heri melalui handphone.
Dianggap tidak ada penjelasan yang jelas dari CV Cam's Brother Kontraktor, Datariau.com kemudian berupaya konfirmasi ke Pihak Dinas PUPR Kota Pekanbaru dan Kejaksaan Negeri Kota Pekanbaru untuk dimuat pada pemberitaan selanjutnya.