Prodes.id Sarana Promosikan Potensi Desa

datariau.com
912 view
Prodes.id Sarana Promosikan Potensi Desa
Foto: Ist

TAPUNG, datariau.com - Memasuki era Digital 4.0 sudah menjadi tuntutan bagi setiap individu dan kelompok agar mempelajari dan mengetahui kemajuan teknologi. Untuk itu diperlukan pengetahuan yang luas agar setiap informasi bisa diserap oleh masyarakat perkotaan hingga ke pelosok desa. 

Kehadiran prodes.id (Pasar Rakyat Online Desa) adalah salah satu sarana buat masyarakat agar bisa mempromosikan keberhasilan baik itu di sektor pariwisata, industri, dan lain-lainnya.

Hal itu disampaikan Hamdani selaku owner Prodes.id pada acara Bursa Inovasi Desa yang digelar di Gedung Guru Kecamatan Tapung.

Hal senada juga disampaikan PLH Bupati Kampar yang diwakili oleh Staf Ahli Hukum dan Politik Setda Kampar, Ir Nurhasani MM dalam sambutannya. 

Program Inovasi Desa (PID) merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk perubahan dan memajukan desa, agar lebih cepat perkembangannya melalui program Inovasi di desa sehingga dapat lebih maju dan berkembang.

Banyak bidang kegiatan dapat dilakukan inovasi seperti menyangkut SDM, kewirausahaan, ekonomi maupun untuk infrastruktur melalui kegiatan BID, sehingga mampu mendorong meningkatkan kualitas pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan memberikan rujukan inovasi pembangunan desa serta merevitalisasi peran pendamping, dalam pengembangan potensi ekonomi lokal, kewirausahaan, pengembangan SDM serta Infrastruktur.

Begitu dijelaskan Plh Bupati Kampar Drs Yusri yang diwakilkan kepada Staf Ahlinya Ir Nurhasani MM yang membidangi masalah Hukum dan Politik Setda Kampar, ketika membuka  acara Bursa Inovasi Desa (BID) cluster 1.1 tahun 2019 untuk wilayah Tapung Raya yang dipusatkan acaranya di aula gedung  guru Kecamatan Tapung, Senin (28/7) dan dihadiri Kadis PMD Provinsi Riau, Tim Konsultan Pendamping Provinsi Riau, Camat Tapung, Tapung Hilir dan Tapung Hulu, para Kepala Desa, BPD se-Tapung Raya.

Pada kegiatan yang diikuti oleh Kecamatan Tapung, Tapung Hilir, Tapung Hulu itu,  Nurhasani menambahkan, merupakan salah satu tahapan pokok dari upaya percepatan kemajuan desa melalui PID yang diharapkan dapat memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan  secara partisifatip.

Sementar itu Ketua BID Kabupaten Kampar Febrinaldi Trydarmawan menjelaskan, tujuan BID adalah untuk sosialisasi bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk pengembangan desa, menjaring inisiatif desa, sebagai ruang konsultasi pengembangan desa dan banyak lagi lainnya.  

"Banyak bidang yang dapat dilakukan inovasi ini diantaranya bidang SDM,  bidang kewirausahaan dan ekonomi maupun bidang infrastrukturnya yang dapat dimanfaatkan melalui Dana Desa," katanya. (rls)

Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)