Perwakilan Warga Desa Koto Aman Akhirnya Diterima Bupati, HGU PT SBAL Akan Dievaluasi

datariau.com
853 view
Perwakilan Warga Desa Koto Aman Akhirnya Diterima Bupati, HGU PT SBAL Akan Dievaluasi
Gambar: Mirdas Aditya
Suasana mediasi.

BANGKINANG KOTA, datariau.com - Sebanyak 10 orang perwakilan dari masyarakat Desa Koto Aman Kecamatan Tapung Hilir akhirnya diperkenankan untuk mediasi dengan Pemerintah Kabupaten Kampar. Dengan didampingi Kepala Desa dan Camat Tapung Hilir mereka langsung diterima Bupati Kampar, Selasa (26/6/2018).

"Saya sudah panggil PT SBAL, yang datang waktu itu adalah Asiong, Firman dan kuasa hukumnya Robin Hutagalung," terang Bupati kepada masyarakat.

Dilanjutkannya, bahwa HGU PT SBAL ada 6428 Ha dan 1500 Ha lahan masyarakat yang diduga terambil oleh PT SBAL. 

"Lakukan pengukuran ulang dan biayanya kami yang tanggung. Kalau sudah jual beli, mana surat jual belinya, ke siapa dibeli, agar bisa diukur ulang," kata Bupati menjelaskan hasil pertemuan dengan PT Sekar Bumi Alam Lestari (SBAL) saat itu.

Bupati Kampar memberikan 2 opsi yaitu dialogis atau jalur hukum.

Hadir pada pertemuan itu Bupati Kampar didampingi Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Kepala Dinas Perkebunan H Bustan, Kepala Dinas Perhubungan Mahadi, Kasatpol PP Hambali dan Kadiskominfo Arizon. 

Hadir juga Kapolres Kampar, Dandim 0313/kpr, Kepala Kejari Kampar, dan Danyon 132 Bima Sakti yang diwakili Wadanyon. 

Dari keterangan yang diperoleh bupati, HGU 6.428 Ha di PT SBAL itu terletak di Desa Sukamaju, Kotabaru dan Kota Bangun Kecamatan Tapung Hilir.

Namun perwakilan masyarakat membantah pernyataan ini. "Tidak ada lahan tersebut terletak di Desa Koto Aman," ujar Dapson selaku koordinator massa.

Ada 2 tuntutan dari masyarakat yaitu segera bentuk dan SK-kan tim untuk penyelesaian masyarakat Desa Koto Aman den PT SBAL dan harus ada juga perwakilan dari masyarakat dalam tim tersebut. 

"Kedua, mohon 1 hari setelah Pilgubri, segera ukur ulang HGU yang 6.428 Ha," pinta warga. 

Bupati Kampar kemudian menetapkan tanggal 11 Juli 2018 akan mengevaluasi sekaligus membentuk lagi tim baru yang akan menyelesaikan konflik tersebut dan tim tersebut juga ada dari unsur masyarakat.

Penulis
: Mirdas Aditya
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)