Permudah Proses Program PSR, DKPP Rohil Gelar Bimtek Aplikasi Online

Datariau.com
754 view
Permudah Proses Program PSR, DKPP Rohil Gelar Bimtek Aplikasi Online
Foto: Sella
Kadis DKPp Rohil Isa Ahmadi saat membuka bimtek aplikasi online PSR.

BAGANBATU, datariau.com -  Guna mempermudah proses  dalam pelaksanaan program Peremjaan Sawit Rakyat ( PSR), Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian ( DKPP) Kabupaten Rokan Hilir mengadakan bimbingan teknis ( bimtek) penggunaan aplikasi peremajaan sawit rakyat Online ( PSR-Online) tahun 2019, Kamis (18/7/2019).


Acara yang digelar di Suzuya Bagan Batu tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan dan Pangan Kabupaten Rokan Hilir Ir Isa Ahmadi. Turut hadir diantaranya Camat Bagan Sinembah Sakinah diwakili Sekcam H Darsono,  Camat Basira diwalili Kasi pembangunan Ucok ST, Danramil 03 Bagan Sinembah Kapt H Sitorus, pimpinan Bank Riau Kepri dan BRI serta peserta bimtek sebanyak 50 orang yang berasal dari KUD dan kelompok tani.


Dalam bimtek tersebut selaku narasumber di sampaikan oleh Dinas Holtikultural ketahanan pangan dan pertanian Provinsi Riau Ari Wibowo.


Sekcam Bagan Sinembah H Darsono dalam acara itu mengajak kepada seluruh peserta agar serius mengikuti bimtek dan untuk tidak bosan- bosannya selalu membaca dalam mendapatkan informasi apalagi terkait pelaksanaan program peremajaan sawit rakyat.

"Dengan adanya aplikasi Online ini masyarakat akan lebih mudah untuk mendapatkan informasi tentang pelaksanaan program PSR," katanya.

Dan kemudian lanjut Darsono bahwa masyarakat Bagan Sinembah merupakan mayoritas petani kelapa sawit, olehkarena itu dengan adanya program PSR dari pemerintah pusat ini harus benar-benar dimanfaatkan karena program PSR ini sangat membantu petani sawit dalam pelaksanaan replanting.


 "Program PSR ini selain menjadikan petani yang berkualitas juga untuk meningkatkan produksi sawit yang lebih unggul," katanya kembali.


Sebelumnya, Kepala DKPP Isa Ahmadi  mengatakan pelaksanaan PSR ini sudah hampir masuk tahap ke 3. Dari proses peremajaan tersebut masih ada progres atau kendala, terutama dalam proses persyaratan mengikuti program PSR, dan setelah dilakukan evaluasi akhirnya persyaratan yang tadinya 16 sarat menjadi 8 sarat dan yang tadinya dilakukan secara manual maka saat ini dilakukan secara Online.


"Aplikasi online ini tujuannya adalah untuk mempermudah proses pelaksanaan PSR kedepan," katanya.


Selain itu, kata Isa, aplikasi online ini juga bertujuan untuk lebih menghemat waktu, efisiensi tenaga dan lebih cepat dalam proses pelaksanaan PSR.


"Dalam pelaksanaan aplikasi online ini nantinya juga masih kita lakukan evaluasi kembali apa yang menjadi kendala dan kekurangan supaya pelaksanaan PSR  terus bisa lebih baik lagi," pungkasnya. (sel)

Penulis
: Sella
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)