Pengelola Beberkan Penyebab Pasar Bawah Semakin Sepi

datariau.com
1.230 view
Pengelola Beberkan Penyebab Pasar Bawah Semakin Sepi
Ilustrasi (Foto: Internet)
PEKANBARU, datariau.com - Pasar Bawah merupakan lokasi belanja terpopuler di Kota Pekanbaru. Namun belakangan ini, pasar yang berada di pusat kota tersebut mulai sepi pengunjung.

Pengelola Pasar Bawah, Velandhio Pranajaya yang merupakan Direktur PT Dalena Pratama Indah (PT DPI) yang mengelolah Pasar Bawah sejak awal berdiri dengan sistem BOT, menjelaskan, bahwa semakin sepinya pasar wisata ini dikarenakan semakin berkurangnya barang impor di sana.

"Dulu kan dikenal barang bermerk, namun sekarang sudah sangat jarang pedagang menjual barang bermerk, kebanyakan sudah dari Jakarta," terang Velandhio Pranajaya saat dikonfirmasi, Rabu (11/9/2019).

Persoalan ini muncul, kata Velandhio Pranajaya, dikarenakan susahnya masuk barang impor ke Kota Pekanbaru, seiring semakin diperketatnya aturan di Bea Cukai. Maka para importir butuh kerja keras untuk mengurus semua perizinan jika ingin barang mereka masuk ke Kota Pekanbaru.

"Ini yang jadi persoalan, sehingga ciri khas Pasar Bawah ini sebagai tempat jualan barang branded kini tinggal nama, barang-barangnya sudah banyak dari Mangga Dua Jakarta," sebutnya.

Untuk menangani persoalan ini agar tidak berlarut dan semakin menyusutnya pengunjung pasar tersebut, Velandhio Pranajaya telah mengagendakan duduk bersama semua pedagang Pasar Bawah agar mengupayakan agar barang yang dijual bisa kembali bermerk.

"Besok rencana kita ngopi sama semua pedagang, kita akan sampaikan ini, agar mereka memperbaiki dagangan mereka supaya pasar ini kembali ramai," katanya.

Kepada pemerintah, Velandhio Pranajaya berharap agar dipermudah dalam perizinan masuknya barang impor khusus untuk dipasarkan di Pasar Bawah, sehingga ciri khas pasar ini kembali terasa.

"Karena masalah sekarang itu barang lokal dimana-mana, sementara pasar ini terkenal dengan barang impor, bahkan makanan impor juga sudah sulit ditemukan di pasar ini, dulu makanan Malaysia sangat terkenal di sini. Kita berharap perhatian pemerintah agar memperhatikan pasar ini supaya kembali ramai lagi," pungkas Velandhio Pranajaya. (rik)
Penulis
: Riki
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)