SMM PANEL INDO

Pembangunan Milyaran Rupiah Dimasa Pandemi Covid-19 dan Gunakan Tenaga Kerja Luar

Datariau.com
375 view
Pembangunan Milyaran Rupiah Dimasa Pandemi Covid-19 dan Gunakan Tenaga Kerja Luar
Lantai lapangan ruang terbuka publik kecamatan Taman Tuah Sekawan.

SIAK, datariau.com - Dimasa pandemi covid-19, yang melanda dibelahan dunia dan salah satunya termasuk Indonesia khususnya Kabupaten Siak Riau saat ini. Wabah virus corona (covid-19) yang melanda tak menghalangi pembangunan ruang terbuka publik di Kabupaten Siak.


Kegiatan penyediaan sarana prasarana pertamanan dan permakaman dimasa pandemi covid-19, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman (Perkim)-Pekerjaan Umum, Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Tarukim) Kabupaten Siak, menggelontorkan anggaran sebesar Rp2.889.438.592,82 dalam pembangunan tersebut.


Informasi yang berhasil dihimpun media ini, di lokasi pembangunan ruang terbuka publik Kecamatan Tualang dengan konsultan pengawas CV Novianda Cemerlang Konsultan dan pelaksana pekerjaan PT Agha Rafan Hidayat dengan masa kontrak pekerjaan selama 180 hari kalender.


Terlihat papan plang proyek yang terpasang pada salah satu dinding gudang atau mess pekerja tersebut, dijelaskan nomor kontrak 600/DPU-Tarukim/KPA-Taman/kontrak-PK/07/2020 tanggal 15 April 2020.


Ditemui di lokasi tersebut, salah satu pekerja yang tidak diketahui namanya itu mengatakan percuma saja awak media bertanya pada dirinya, sebab dikatakanya sekedar bekerja bangun panggung dan memasang keramik panggung nantinya.


"Kami pekerja, percuma tanya tanya kami, kami cuma buat panggung dan masang keramik saja, mana awak tau awak cuma bekerja," cakap dia.


Selanjutnya ditanya perihal pekerja, dia juga menyebutkan berasal dari luar daerah (Pekanbaru). Sementara tidak membawa tenaga kerja setempat yang dapat berpatisipasi atas pembangunan tersebut.


"Macam mana pulak bawa orang sini, nanti ngak cukup bayar gajinya, kami hanya pekerja siapa pelaksana atau yang memenang kontrak ini saja tak pernah ketemu, saya langsung dari kepala tukang," gumam pria yang mengenakan kemeja hitam juga memiliki tato tahi lalat pada wajah itu.


Menanggapi belakangan kontraktor pelaksana atau pemenang project pembangunan maupun insfrastruktur di Kabupaten Siak saat diduga jarang menempatkan dan melibatkan tenaga kerja tempatan ditambah pada masa pandemi covid-19 saat ini.


"Kita sayangkan sikap kontraktor sebagai pelaksana yang selalu membawa pekerja, atau tenaga kerja luar daerah, kalaulah sebatas pekerja tukang di Perawang banyak kita temui saat ini tukang yang putus pekerjaan dimasa pandemi covid-19 belakangan," jelas salah seorang pemuda setempat yang enggan disebutkan namanya dan prihatin atas kondisi tersebut.


Sementara pengerjaan Ruang Terbuka Publik Kecamatan Tualang Kabupaten Siak tersebut telah berjalan beberapa waktu lalu hingga 180 hari kedepan yang menghabiskan anggaran Rp2,8 milyar lebih. Tentunya dimasa masa pandemi covid-19 saat ini, angka itu cukup besar.


Hingga berita ini tayang dilaman datariau.com pada Jumat (14/8/2020) malam, media ini belum dapat menghubungi atau melakukan konfirmasi terkait pembangunan tersebut, baik dari dinas terkait maupun pihak kontraktor pelaksana pekerjaan itu.(Eman)

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:Siak
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)