Pamitan Cari Rumput, Mbah Cokro Ditemukan Gantung Diri di Pohon Karet

Datariau.com
1.215 view
Pamitan Cari Rumput, Mbah Cokro Ditemukan Gantung Diri di Pohon Karet
Foto:Deddy
Lokasi Kejadian

ROKAN HULU, datariau.com - Seorang laki-laki tua renta diduga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri pada pohon karet.


Peristiwa bunuh diri ini terjadi di kebun karet milik Junaidi warga Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rohul, Provinsi Riau, Rabu (09/01/19) Siang.


Identitas laki-laki tersebut bernama Cokro (66 th) warga Desa Pasir Utama, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Dia ditemukan tewas menggantung dengan seutas tali tambang yang biasa digunakan untuk mengikat rumput.


Kapolres Rohul AKBP M Hasyim Risahondua SIK MSi melalui Paur Humas Polres Rohul, Ipda Nanang Pujiono SH mengatakan peristiwa mengejutkan itu didapati oleh warga desa setempat.


Awalnya Sukinah merasa heran karna suaminya tak kunjung pulang dari pagi sampai tengah hari, padahal suaminya berpamitan hanya mencari rumput untuk mencari pakan ternak dengan membawa Arit dan gerobak dorong yang tak berapa jauh dari tempat tinggalnya.


Terungkapnya peristiwa ini, berawal dari laporan Wagiman yang juga sedang mencari rumput menemukan Arit dan geobak dorong milik Cokro, yang terletak ditepi sawah melihat keanehan itu.


Melihat hal itu, Wagiman mencari keberadaan mbah Cokro sambil memanggil manggil,namun tidak ada jawaban, Wagimapun lalu pulang dan menceritakan kepada Sukinah (istri Korban - red) 


Mendengar kabar itu, istri korban lalu menuju ketempat suaminya dimana biasa mencari rumput, setelah mencari ke beberapa sudut tidak  terlihat sang suami.


"Istri korban akhirnya membawa gerobak dan Arit pulang kerumahnya,sambil menceritakan kejadian yang dialami kepada warga dan kepala desa setempat," kata Paur Humas Polres Rohul, Ipda Nanang Pujiono SH, Jumat (11/01/2019).


"Mendapat Informasi dari pihak keluarga, Kades dan sejumlah warga berusaha mencari keberadaan Cokro hingga jam 02 00 WIB malam hari namun tidak membuahkan hasil," jelas Nanang.


Dapat diketahui,  pada Kamis (10/01/19) pagi, kepala Desa Pasir Utama memberi tahu kepada Bhabinkamtibmas Bripka Ardino, via hand phone, mendapat informasi tersebut, Kanit Reskrim berserta sejumlah persnonil Polsek Rambah Hilir dan puluhan warga langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan Pencarian keberadaan Cokro disekitar dimana gerobak dan Arit korban ditemukan. 


Tak lama, berselang hanya dalam tempo setengah jam kemudian  pada pukul 13.00 WIB, aparat dan warga menemukan Cokro dalam posisi terduduk ditanah dan leher terlilit ‎tali yang terikat di pohon.


Tanpa membuang waktu, Polisi yang disaksikan wargapun membuka tali yang terlilit di leher korban dan membawa mayat tersebut kerumahnya. 


Berdasarkan keterangan Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budi Ikhsani SH dan tim Medis dari Puskesmas setempat dr Rudi Hartono, dapat dipastikan Cokro meninggal karena bunuh diri bukan karena tindakan penganiayaan.


"Dari hasil pemeriksaan tim Medis yang datang ke lokasi, pada tubuh tidak ditemukan tanda penganiayaan, korban murni bunuh diri yang ditandai ‎dengan keluarnya cairan pelumas dari kemaluan dan lidah menjulur serta adanya lilitan tali di leher korban," ungkap dr Rudi Hartono.


Bahkan di sekitar TKP,  tidak ditemukan tanda mencurigakan yang mengarah pada tindak pidana," bebernya.


Kepada pihak kepolisian keluarga korban ‎meminta agar jenazah korban tidak di otopsi. (ded)

Penulis
: Deddy
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)