Oknum Anggota DPRD Meranti Bentak Petugas Medis Karna Masker, Ini Klarifikasinya

Datariau.com
654 view
Oknum Anggota DPRD Meranti Bentak Petugas Medis Karna Masker, Ini Klarifikasinya

KEPULAUAN MERANTI, datariau.com - Petugas medis yang betugas memeriksa dan memantau penumpang dipelabuhan kecamatan Rangsang menjadi sasaran kemarahan oknum anggota Dewan, hal itu terjadi ketika permintaan oknum anggota dewan kepada petuga medis dipelabuhan tidak dituruti sehingga ia emosi dan membentak petugas tersebut, kejadian yang disayangkan ini terjadi pagi tadi sekitar pukul 8.30 Wib dipelabuhan penumpang Tanjung Samak, Kabupaten Kepukauan Meranti.


Menurut pengakuan Salah satu Tim Medis tersebut Drg Midah menjelaskan, disaat itu ia dan bersama dua rekan medis lainya sedang bertugas dipelabuhan untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan penumpang terkait pencegahan Covid-19.


"Disaat kami lagi bertugas, ia (red) mendatangi kami dan meminta masker, lalu kami memberi penjelasan bahwa kami tidak ada, hanya membawa 3 saja untuk kami petugas disini.


"Masker itupun adanya di puskesmas, kami hanya membawa sesuai kebutuhan kami saja dan ia tidak terima dan terus bertanya kenapa tidak dibawa lebih kepelabuhan, kami memberibalasan bahwa kami hanya membawa 3 saja karena keterbatasan persediaan itupun tidak banyak hanya untuk petugas medis dan orang sakit," jelasnya


"Tidak terima dengan penjelasan itu, ia mulai emosi dan membentak-bentak kami didepan masyarakat dan penumpang yang ada disekitar lokasi," ungkap Midah.


Sementara itu, Oknum anggota DPRD Kepulauan Meranti yang diketahui bernama inisial BH mengatakan saat dikonfirmasi awak media di kantor DPRD Kepulauan Meranti.


"Waktu di pelabuhan saya bertanya kepada petugas apakah ada masker. Lalu dijawab jika masker ada di Puskesmas, lalu saya tanyakan lagi kalau memang ada kenapa tidak diletakkan di pelabuhan saja biar masyarakat bisa menggunakannya. Namun ketika saya tanyakan dia tidak begitu respon namun sibuk mengetik di handphone-nya. Saya pun tidak tahu jika dia petugas kesehatan karena mukanya tertutup masker," kata Bh.


Sambil berlalu pergi, Bh mengaku sempat mengambil foto petugas tersebut dengan smartphone-nya.


"Saya akui saya ada ambil fotonya namun tidak ada maksud lain, hanya ingin memastikan saja jika dia petugas. Saya Pastikan tidak ada indikasi lain, saya juga tidak dendam dan tidak memperpanjang masalah ini. Kalau dia salah saya maafkan, dan jika saya salah, saya yang minta maaf," pungkas Bh.(Put)

Penulis
: Syahputra
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)