Menghadapi Pilwako 2020, Lukita dan Asnah Jadi Perbincangan Masyarakat

Datariau.com
1.674 view
Menghadapi Pilwako 2020, Lukita dan Asnah Jadi Perbincangan Masyarakat

BATAM, datariau.com - Lukita dan Asnah meroket menjadi perbincangan masyarakat. Hal itu disampaikan di acara HUT deklarasi 19 Tahun  Persatuan Pemuda Tempatan ( PERPAT) salah satu organisasi kepemudaan lokal paling elite di Batam, bahkan mungkin di Kepri.


Menghadapi Pilwako 2020 mendatang, setidaknya Perpat juga yang pertama kali menyatakan dukungan ke salah satu calon.


Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) bisa dikatakan merupakan salah satu organisasi kepemudaan lokal paling elite di Batam, bahkan mungkin di Kepri.


Menghadapi Pilwako 2020 mendatang, setidaknya Perpat juga yang pertama kali menyatakan dukungan ke salah satu calon.

Sikap politik tersebut, dinyatakan Perpat saat pelaksanaan acara hari lahir (Harlah) ke 19, yang dilangsungkan pada Sabtu (23/11/2019).


Acara yang dihadiri ribuan pengurus dan anggota Perpat serta masyarakat tersebut, dilaksanakan di lapangan SP Plasa Batuaji.


"Dengan Harlah Perpat ini, kami menyatakan akan mendukung anak tempatan Kepri terbaik kelahiran Batam untuk maju di Pilwako mendatang. Saat ini yang paling terbaik menurut kami adalah Asnah dan Ruslan Ali Wasyim," terang Ketua Dewan Pendiri Perpat, Saparuddin Muda.


Paket Asnah dan Ruslan ini juga diharapkan bisa mendampingi Lukita Dinarsyah Tuwo, yang memang digadangkan untuk maju dalam Pilwako Batam 2020 mendatang.


"Sementara ini yang paling layak untuk maju ke Pilwako adalah Pak Lukita. Jadi kita juga berharap agar Asnah atau Ruslan bisa mendampingi Pak Lukita, baik di nomor satu atau nomor dua," tambah Saparuddin Muda lagi.


Tapi Saparuddin tidak menampik, bahwa politik itu dinamis, bisa saja ke depannya berubah.


"Saat ini yang paling terlihat dan layak memang masih Pak Lukita, dan pasangan idealnya Asnah dan Ruslan. Tapi kita juga menunggu hasil survey nantinya," tegas Saparuddin Muda.


Untuk itu Perpat berkomitmen, siapa pun nanti yang mendapat tiket untuk bertarung di Pilwako, baik Asnah atau pun Ruslan, organisasi ini akan all out mendukung yang terpilih itu.


"Kami menyebutnya buy one get two, atau beli satu dapat dua. Perpat akan mendukung habis-habisan dan sedaya upaya, baik yang dapat tiket nanti Lukita-Asnah atau Lukita-Ruslan," tutup Saparuddinikap politik tersebut, dinyatakan Perpat saat pelaksanaan acara hari lahir (Harlah) ke 19, yang dilangsungkan pada Sabtu (23/11).


Acara yang dihadiri ribuan pengurus dan anggota Perpat serta masyarakat tersebut, dilaksanakan di lapangan SP Plasa Batuaji.


"Dengan Harlah Perpat ini, kami menyatakan akan mendukung anak tempatan Kepri terbaik kelahiran Batam untuk maju di Pilwako mendatang. Saat ini yang paling terbaik menurut kami adalah Asnah dan Ruslan Ali Wasyim," terang Ketua Dewan Pendiri Perpat, Saparuddin Muda.


Paket Asnah dan Ruslan ini juga diharapkan bisa mendampingi Lukita Dinarsyah Tuwo, yang memang digadangkan untuk maju dalam Pilwako Batam 2020 mendatang.


"Sementara ini yang paling layak untuk maju ke Pilwako adalah Pak Lukita. Jadi kita juga berharap agar Asnah atau Ruslan bisa mendampingi Pak Lukita, baik di nomor satu atau nomor dua," tambah Saparuddin Muda lagi.


Tapi Saparuddin tidak menampik, bahwa politik itu dinamis, bisa saja ke depannya berubah.


"Saat ini yang paling terlihat dan layak memang masih Pak Lukita, dan pasangan idealnya Asnah dan Ruslan. Tapi kita juga menunggu hasil survey nantinya," tegas Saparuddin Muda.


Untuk itu Perpat berkomitmen, siapa pun nanti yang mendapat tiket untuk bertarung di Pilwako, baik Asnah atau pun Ruslan, organisasi ini akan all out mendukung yang terpilih itu.


"Kami menyebutnya buy one get two, atau beli satu dapat dua. Perpat akan mendukung habis-habisan dan sedaya upaya, baik yang dapat tiket nanti Lukita-Asnah atau Lukita-Ruslan," tutup Saparuddin.


Media ini juga terus melusuri tentang siapa ibuk Asnah yang sebenarnya kepada Nara sumber yang ada di tempat, ada yang menarik dari status ibuk Asnah yang  telusuri media ini kepada Nara sumber yang tidak mau di sebut kan namanya. 


Beliau adalah Putri Melayu kelahiran Batam dengan pengalaman beliau sudah dua periode  jadi anggota DPRD Provinsi Kepri. Terus beliau juga aktif dari majelis taklim se-kota Batam. 


Jadi pada intinya Jumlah penduduk sekota Batam 65% adalah  lebih banyak pemilih perempuan, sisanya pemilih laki- laki.

Seandainya yang perempuan pilih perempuan maka ibuk Asnah lah yang jadi pemenang nya di pilwako kota Batam. Itulah yang dikatakan narasumber yang tidak mau disebutkan namanya Kepada media ini.(ard)

Penulis
: Ardei
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)