Mayat yang Ditemukan di Saluran Irigasi Kuansing Ternyata Korban Pembunuhan

datariau.com
916 view
Mayat yang Ditemukan di Saluran Irigasi Kuansing Ternyata Korban Pembunuhan
Foto: Riauterkini.com
TELUKKUANTAN, datariau.com - Mayat Juniati (53) ditemukan masyarakat desa Talontam, Kecamatan Benai Kuansing, Sabtu lalu dengan kondisi leher tergorok di saluran irigasi akhirnya terungkap. Juniati diketahui merupakan korban pembunuhan oleh AGS (23) asal desa Banjar Benai.

Sebelumnya Juniati, pada pukul 05.30 WIB pergi dari rumah tak kunjung pulang, kepada anaknya, ia mengatakan hendak membuang hajad besar ke irigasi desa Talontam.

Khawatir atas keberadaanya, lalu anaknya bersama masyarakat melakukan pencarian, pada saat ditemukan, ia sudah tidak bernyawa, dengan sejumlah luka di beberapa bagian tubuh.

Karena cara meninggalnya ini tidak wajar, sehingga menimbulkan teka teki bagi pihak kepolisian. Lalu pihak berwajib mendalaminya. Hingga akhirnya berdasarkan informasi yang dikembangkan, pelaku pembunuhan Juniati ini, bisa ditangkap.

Penangkapan Ags ini juga dibenarkan salah seorang Kades di Kenegerian Benai, Irpan Maulana.

"Penemuan mayat di desa Talontam Benai, berkaitan dengan AGS, yang sudah diamankan di Polres Kuansing," ujar Irpan, Selasa (1/1/2019).

Menurut Irpan, pelaku inisial AGS diketahui memiliki kelainan seks. Dan sebelumnya ia pernah dirantai, agar tidak mengganggu orang lain.

Saat ditanya, sebelum membunuh korban, apakah AGS ini melakukan pemerkosaan, menurut Irpan berdasarkan hasil visum dan autopsi di RS Bhayangkara tidak ada indikasi demikian.

Sementara terkait pembunuhan yang dilakukan AGS ini, motifnya belum bisa diketahui. Karena, Kapolres Kuansing baru akan menggelar konferensi pers pada esok hari.

Kapolres Kuansing AKBP Muhammad Mustofah Sik saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP Kadarusmansyah, ia mengatakan, bahwa konferensi pers akan dilaksanakan besok di Polres Kuansing. Dan ia belum memberikan keterangan.

"Sabar, rencana Rabu akan ada konferensi pers di Polres. Nanti undangan saya kirim," sebut Kadarusmansyah. (*)
Editor
: Redaksi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)