PEKANBARU, datariau.com - Remaja di Dusun Sosial 70 Desa Muara Musu Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau memiliki ide kreatif mengubah pola pikir masyarakat dalam menyikapi tradisi perayaan tahun baru Masehi. Biasanya tradisi ketika perayaan tahun baru sebagian besar anak-anak dan pemuda merayakan tahun baru dengan letus mercun, hura-hura."Ini kita lakukan untuk mengubah pola pikir masyarakat dan tahun ini kita melaksanakan kegiatan lomba islami," kata Rahmat Ketua Pelaksana Kegiatan kepada datariau.com Ahad (30/12/2018).Melalui kegiatan itu papar Rahmat, diharapkan muncul generasi muda berjiwa islami dan mampu menjadi insan bermanfaat bagi masyarakat lain."Supaya lebih mendekatkan diri kepada Allah dan kita berharap agar anak-anak serta generasi muda bisa memahami Islam secara kaffah karena kelak mereka yang akan memimpin bangsa ini kedepannya," sebutnya. Apalagi sambung Rahmat, zaman sekarang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Untuk itu perlu adanya usaha memberikan pemahaman Islam sekaligus mendidik remaja untuk mengamalkan nilai-nilai keislaman.
"Dalam pergatian tahun ini anak-anak diajak melaksanakan kegiatan islami agar tidak merayakan malam pergantian tahun, yang jelas-jelas tidak ada manfaatnya," sebutnya.

Kegiatan perlombaannya digelar sejak tanggal 29, 30 hingga tanggal 31 Desember 2018. Jenis perlombaan yang dilaksanakan diantaranya hafalan surah pendek, azan dan khutbat jumat tingkat SD, SMP SMA serta pemuda.
"Total peserta yang mengikuti lomba sebanyak 44 orang. Tingkat SD lomba hafalan surah pendek diikuti 10 orang putra dan 9 orang putri. Tingkat SMP lomba baca surah pendek untuk putri 8 orang dan lomba azan 9 0rang. Tingkat SMA dan Pemuda lomba khutbah sebanyak 8 0rang," terang lulusan Universitas Pasir Pengaraian itu.
Ditempat terpisah, Yasari warga setempat mengaku sangat mengapresiasi ide kreatif remaja tersebut. Usaha mengubah tradisi masyarakat dalam menyikapi pergantian tahun baru Masehi dengan mengisi kegiatan perlombaan patut diapresiasi dan didukung penuh.
"Saya sangat merespon baik, ini adalah bentuk kebersamaan kita dari kalangan pemuda dan masyarakat. Agenda perdana yang dilaksanakan remaja Dusun Sosial 70 Desa Muara Musu," kata mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam FAI UIR itu.
Kedepan, sambung Yashari, agenda-agenda seperti syiar agama Islam ini harus terus digalakkan agar generasi mendatang memiliki kesiapan mental dan sumber daya dalam menyikapi problematika yang ada.

"Kepada seluruh masyarakat khususnya pemuda yang ada agar selalu bergerak untuk kegiatan-kegiatan seperti ini sehingga muncul generasi muslim sejati dengan pengamalan nilai-nilai keislaman dan menerapkan dalam kehidupannya," terang mahasiswa semester V itu.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam menyikapi tahun baru masehi sekaligus melaksanakan tabligh akbar yang digelar pada tanggal 2 Januari 2019 setelah shalat Isya yang diawali pelaksanaan shalat Isya secara berjamaah dengan menghadirkan penceramah Ust Doni Putra Lc MHum mengusung tema "Pemuda masa Kini Berjiwa Islami bertempat di Masjid Nurul Amal Dusun Sosial 70 Desa Muara Musu Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. (abd)