Launching Koperasi Syariah Rimba Mutiara, Alfedri: Saatnya Keluar Dari Riba

Hermansyah
1.356 view
Launching Koperasi Syariah Rimba Mutiara, Alfedri: Saatnya Keluar Dari Riba
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

SIAK, datariau.com - Kabupaten Siak merupakan kabupaten pertama yang menerapkan program koperasi berbasis syariah di Provinsi Riau. Pemerintahan Kabupaten Siak mempunyai hasrat untuk mengubah koperasi konvensional menjadi koperasi syariah.

Pemerintah Kabupaten Siak juga berkomitmen untuk menjalankan lembaga-lembaga keuangan syariah. Setelah disahkannya Peraturan Daerah tentang Koperasi Syariah oleh DPRD Kabupaten Siak. 

"Perda ini menjadi pedoman bersama, baik pemerintah kemudian juga pelaku usaha di koperasi termasuk masyarakat," sebut Bupati Siak Drs H Alfedri MSi selepas kegiatan Launching Koperasi Syariah di Koperasi Rimba Mutiara Banso (RMB) di Kuala Gasib, Sabtu (28/12/2019).

Pemerintah juga telah melakukan pelatihan bagi 50 koperasi yang berkinginan hijrah dari 198 koperasi yang aktif. Selain itu juga telah ada sebanyak 16 orang calon anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang telah lulus ujian sertifikasi dari Dewan Syariah Nasional. 

"Hari ini kita bersyukur sudah ada koperasi syariah di Kabupatsn Siak," ungkapnya. 

Kemudian menurutnya, pada minggu kedua pada tahun depan akan menyusul koperasi kedua yang hijrah ke syariah yang berlokasi di Kampung Teluk Merbau. 

Bupati Siak Drs H Alfedri MSi berharap semua koperasi yang ada di Kabupaten Siak segera pindah dari pola konvensional menjadi pola syariah. Sehingga praktek-praktek di lembaga keuangan dapat terhindar dari riba, yang diharamkan dalam agama Islam. 

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Siak Wan Fajri Auli menyebutkan, perpindahan prilaku dari koperasi konvensional menjadi koperasi syariah merupakan pola yang bagus untuk dapat dikembangkan kedepannya koperasi syariah ini.

Dengan Launching ini, Wan Fajri berharap dapat menjadi motivasi bagi seluruh koperasi-koperasi yang ada untuk bergerak kearah syariah. 

"Kami berharap koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah ini ingin lebih banyak, dan koperasi RMB dapat menularkan virus baiknya kepada yang lain," ujarnya. 

Tentunya hal ini, jelas dia, mampu memancing geliat perkembangan ekonomi Islam yang berpotensi untuk dapat mensejahterakan ummat, khususnya bagi anggota koperasi itu sendiri.(*r)

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)