Kisahnya Viral di Medsos, Pemerintah Pelalawan Janji Perhatikan 3 Anak yang Terlantar di Dusun Telayap Tampoi

datariau.com
1.325 view
Kisahnya Viral di Medsos, Pemerintah Pelalawan Janji Perhatikan 3 Anak yang Terlantar di Dusun Telayap Tampoi

PANGKALANKERINCI, datariau.com - Seorang gadis berusia 14 tahun asal Dusun Telayap Desa Tampoi Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau, hidup sendiri bersama adiknya yakni Purwanti (20 bulan) dan Sidratul Jannah yang masih berumur 4 bulan.

Ibunya, Ijaz (40), sepekan yang lalu meninggal dunia karena penyakit Tubercolosis (TBC) akut. Sementara bapaknya pergi meninggalkan keluarga, kisah ini menjadi perhatian Pemerintah Daerah baik di tingkat Pusat, Propinsi dan Kabupaten.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Bupati Pelalawan HM Harris mendapat laporan tersebut segera memerintahkan kepada OPD terkait yakni Dinas Kesejahteraan Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana serta Pihak Kecamatan untuk langsung melakukan langkah-langkah penanganan dengan cepat.

Diantara langkah yang ditempuh, yakni memastikan perlindungan sosial, pemenuhan kebutuhan anak, bedah rumah, pemenuhan ekonomi anak, serta kesehatan dan pendidikan bagi anak tersebut dan segera OPD terkait untuk memastikan dan mengecek langsung turun ke lapangan.

"Iya benar saya mendapatkan informasi tersebut dan sudah langsung mendapat arahan dari pimpinan pada prinsipnya kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan, LSM, Perusahaan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Pekerja Sosial Masyarakat, langkah demikian sudah kita lakukan dan untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi, perlindungan anak kita sudah arahkan agar dibantu," demikian disampaikan Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Mayhendri MSi, Jumat (11/1/2019).

Menurutnya, hari ini Sabtu (12/1/2019) pihaknya, bersama Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Provinsi Riau akan mengunjungi tiga kakak beradik yang terlantar. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)