Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19, Alfedri Ajak Petani Bungaraya Manfaatkan KUR

432 view
Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19, Alfedri Ajak Petani Bungaraya Manfaatkan KUR
Foto: Hermansyah
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat ikuti sosialisasi KUR di Kecamatan Bungaraya.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi mengajak para petani di Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak agar memanfaatkan skema pembiayaan modal usaha ringan melalui Program Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

KUR memfasilitasi kebutuhan pembiayaan petani dalam usaha untuk meningkatkan produksi. Hal ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat khususnya di Kecamatan Bungaraya ditengah (masa) pandemi global virus corona atau covid-19.

"Melalui fasilitas program KUR ditujukan dapat membantu kredit permodalan bagi petani, dan peternak, diharapkan terjadi ekspansi atau perluasan usaha yang semakin meningkat," kata Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat melaksanakan sosialisasi KUR di Kecamatan Bungaraya pada Rabu (22/7/2020).

Sebagai kecamatan yang dikenal dengan lumbung padinya Kabupaten Siak, serapan fasilitas kredit permodalam KUR di Kecamatan Bungaraya saat ini, kata Alfedri, masih terbilang rendah. Hal tersebut disebabkan kurangnya sosialisasi serta rendahnya minat masyarakat dalam memanfaatkannya.

"Silahkan bapak/ibu yang mengalami kesulitan modal, terutama di musim pendemi covid-19 saat ini untuk manfaatkan KUR, kembangkanlah usaha dengan harapan kedepan lahan dapat bertambah luas, produksi padi meningkat, sehingga pendapatan keluarga ikut bertambah," ucapnya.

Pemkab Siak, kata Alfedri telah menjalin kerjasama dengan sejumlah Bank dengan tujuan untuk dapat meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha-usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta mendongkrak hasil panen.

"Peningkatan produksi hasil pertanian, dan perkebunan perlu terus didorong, saat ini ada 4.300 hektar lahan perkebunan juga pertanian yang dipersiapkan dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan di Kabupaten Siak," jelasnya.

"Dengan bertambahnya usaha, masyarakat akan dapat semakin sejahtera pada masa yang akan datang," ujar Alfedri.

Dia berharap, masyarakat tetap produktif meski saat ini harus hidup berdampingan dengan covid-19. Ketahanan pangan, menurutnya menjadi faktor penting ditengah pandemi covid-19 yang melanda dunia. 

Bahkan kata Alfedri, Badan Pangan Dunia Food Agriculture Orgazation (FAO) telah mengingatkan bahwa dunia akan memasuki (ambang)k) krisis pangan. 

Lanjutnya lebih jauh, Alfedri mengatakan saat menghadiri Rakornas Kepala Daerah di Jakarta beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo, kata Alfedri telah menekankan bahwa ketahanan pangan sangat penting, terutama dengan kesiapan produksi pangan hingga pendistribusiannya. 

 

"Karena itu, ketersediaan pangan, food security, sangat penting. Bayangkan saja, jika kebutuhan konsumsi beras kita tergantung ekspor dari luar. Jika kita tidak swasembada pangan, akibatnya kita bisa krisis pangan, perlahan-lahan akan terjadi krisis pangan. Karena itu, pentingnya swasembada pangan," pungkasnya.(Eman)

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Sumber
: datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)