SIAK, datariau.com - PLN Rayon Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Riau, Senin (20/7/2020) membahas persoalan layang-layang yang mengenai jaringan kabel arus listrik hingga menyebabkan gangguan penyaluran listrik kepada pelanggan.
Kepala PLN Rayon Perawang Buyung bersama Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Tualang pun menggelar makan siang bersama sekaligus membahas perihal permainan musiman yang marak dan menjadi hobi tersendiri bagi masyarakat di Kecamatan Tualang.
"Penyebab terganggunya pasokan listrik belakangan ini berawal dari layang-layang yang tersangkut di kabel, lalu kabel basah kemudian shoth, makanya terjadi gangguan dan padamnya listrik kepada pelanggan," jelas Kepala Rayon PLN Perawang Buyung, Senin (20/7/2020) siang.
Dikatakan Buyung, faktor terjadinya gangguan listrik padam kepada pelanggan ini, salah salah satu faktor yaitu layang-layang yang tersangkut pada jaringan listrik, saat kabel basah dan terjadi korsleting (short circuit).
"Barang bukti layang-layang kita bawa ke kantor besarnya (panjang) pun hingga 4 meter, dengan harapan saya minta kerjasama semua pihak baik Upika Tualang dalam hal mengatasi permasalahan yang terjadi saat ini," ujarnya.
Atas permasalahan yang terjadi akibat layang-layang ini, Camat Tualang Zalik Effendi SSos juga menghimbau kepada masyarakat khususnya penghobi (pemain) layangan hendak mencari tempat yang luas maupun lapangan dalam bermain layang-layangan ini.
"Saya imbau kepada masyarakat, atau peminat layang-layang agar bermain di tanah lapang (lapangan), ini juga akan kita sampaikan khususnya untuk wilayah yang banyak masyarakatnya bermain layang-layang (hobi musiman) seperti di Kelurahan Perawang, Tualang, dan Kampung Perawang Barat," pinta Zalik.
Menanggapi hal ini Kapolsek Tualang AKP Muhammad Faizal Ramzani SH SIK MH menjelaskan dalam permainan layang-layang ini ada segi negatifnya seperti tindak pidana perkelahian maupun tindak pidana lainya antar sesama pemain layang-layang ini tentunya akan ditindak nanti.
"Jika nanti dalam bermain layang-layang itu terindikasi tindak pidana, dan saya juga telah sampaikan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Bripka Arya, dalam bermainan layangan jika ada yang berantem hentikan lalu kita amankan. Memang kreasinya layanganya bagus-bagus hingga panjang 4 meter hendaknya bermain layang itu tetap tertib," jelas AKP Faizal Ramzani SIK.
Hal yang sama juga disampaikan Danramil Tualang M.TL Tobing juga mengimbau dalam bermain layang-layangan ini utamakan ketertiban umum ditengah masyarakat. "Kita selalu menghimbau tetap tertib dalam bermain layangan ini," singkat Danramil Tualang pada Senin (20/7/2020) siang.
Adapun faktor penyebab terjadinya padam (mati) jaringan listrik umumnya terjadi melalui rangkuman dari berbagai sumber.
1. Faktor Cuaca
Faktor cuaca merupakan salah satu penyebab mati listrik yang paling umum terjadi. Berdasarkan data Edison Electric Institute, 70% pemadaman listrik di Amerika Serikat terjadi karena faktor cuaca.
Fenomena alam yang bisa menyebabkan mati lampu antara lain petir, hujan, angin, hujan es, banjir, kebakaran hutan, bahkan debu.
2. Hewan
Hewan seperti burung besar, tupai, atau ular juga bisa menyebabkan matinya listrik ketika mereka memanjat peralatan krusial, seperti transformator dan sekering, yang kemudian menyebabkan peralatan tersebut mati.
3. Pohon Tumbang
Ketika ada angin kencang atau ketika seseorang memangkas pohon dengan tidak hati-hati, cabangnya bisa bersentuhan dengan saluran listrik dan menyebabkan gangguan.
4. Kendaraan
Kendaraan yang tiba-tiba menabrak tiang listrik juga bisa merusak tiang dan menyebabkan kabel rusak yang kemudian berujung pada gangguan pada jaringan.
5. Gempa Bumi
Gempa bumi dengan magnitudo berapa pun bisa menyebabkan kerusakan di fasilitas perlengkapan dan saluran listrik. Walau mati listrik massal ini terjadi dua hari setelah gempa Banten, PLN memastikan kedua kejadian ini tidak terkait.
6. Kelebihan Beban
Kelebihan beban listrik ini biasanya terjadi pada hari yang sangat panas dan terik, di mana banyak orang menggunakan pendingin ruangan sehingga sistem dan peralatan yang ada menjadi lebih tertekan.
Dikutip dari detikFinance, penyebab utama matinya listrik di sebagian besar Pulau Jawa adalah kelebihan beban listrik di wilayah barat Pulau Jawa, khususnya Jakarta, Bekasi, dan Banten. Tapi permintaan yang besar ini tidak dapat diimbangi dengan kemampuan pasokan listrik yang ada.
7. Penggalian
Kadang penggalian atau pengeboran tidak sengaja merusak jaringan kabel listrik yang ada di bawah tanah. Jika jaringan ini terganggu, bisa menyebabkan listrik mati.
8. Layang-layang
Menerbangkan layang-layang atau balon di dekat saluran listrik bisa menyebabkan mati listrik dan membuat orang yang menerbangkan tersengat listrik. Jika ada layang-layang atau balon yang tersangkut di jaringan listrik, listrik harus dipadamkan terlebih dahulu untuk bisa memindahkan objek yang tersangkut.(Eman)