SMM PANEL INDO

Kampanye Gemarikan, Forikan Siak Latih ibu ibu Memasak Gunakan Bahan Ikan

Datariau.com
327 view
Kampanye Gemarikan, Forikan Siak Latih ibu ibu Memasak Gunakan Bahan Ikan
Forikan Siak kampanye Gemarikan di Kecamatan Kandis dan Minas.

SIAK, datariau.com - Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Siak terus mendukung pemerintah melalui kampanye Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) dalam meningkatkan imun tubuh dari Covid-19 serta dapat mencegah stunting (gagal tumbuh).


Ketua Forikan Kabupaten Siak Hj Rasidah Alfedri menyebutkan, bahwa pihaknya melaksanakan pembinaan pembuatan makanan tambahan berbahan ikan lokal bagi ibu hamil dan balita. 


Kegiatan ini bekerjasama dengan Forikan bersama  PT BSP melalui program tanggungjawab sosial perusahaan yang bertujuan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengolah ikan lokal dalam pemenuhan gizi bagi anggota keluarga.


"Hari pertama ini kami turun di Kecamatan Kandis dan Minas, bertujuan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengolah ikan lokal demi pemenuhan gizi anggota keluarga dan sekaligus dalam pencegahan stunting," kata Rasidah.


Giat pelatihan ini berlangsung di aula Kelurahan Telaga Sam Sam Kecamatan Kandis Kabupaten Siak Riau, dan selanjutnya akan digelar pada 14 Kecamatan. 


Melalui pengolahan makanan berbahan pangan lokal ini, diharapkan dapat memenuhi kelengkapan gizi bagi kebutuhan anggota keluarga, serta dalam peningkatan pertumbuhan terhadap anak anak agar lebih baik dan berkualitas.


Dengan demikian sebut Hj Rasidah, sebab di masa pandemi Covid-19 ini, kegiatan pelatihan ini di ikuti oleh ibu ibu Kepala Kampung (Penghulu), ibu kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa/kelurahan se-Kecamatan Kandis dan Minas. 


Dengan terlaksananya kegiatan ini, Rasidah Alfedri pun merasa senang dapat melaksanakan kegiatan ini kembali di dua kecamatan setelah memenuhi protokol Covid-19 kesehatan.


Dalam kegiatan tersebut Forikan Siak juga membawa narasumber dari Lantai II Resto asal Gresik Fitra Nugraha. Dia mengatakan bahwa tingkat kecerdasan dan etos kerja yang tinggi bagi masyarakat Jepang dipengaruhi dengan banyaknya mongonsumsi ikan.


Menurut dia, dalam mengolah ikan agar tidak terlalu matang khususnya digoreng atau direbus, sebab akan mengurangi kualitas kandungan gizi dan mineral dalam ikan tersebut. 


Meski demikian, dia juga tidak menyarankan agar mengonsumsi makanan atau memasaknya masih dalam kondisi mentah. "Masak ikan baik itu digoreng maupun direbus, jangan sampai terlalu lama atau terlalu matang, karena itu dapat menghilangkan kandungan gizinya," pungkasnya.(Eman)

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:Siak
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)