Kades Ungkap Kebijakan Aneh PT DPN Kuansing yang Sebabkan Tak Ada Lagi Shalat Jumat di Masjid Perusahaan

datariau.com
1.195 view
Kades Ungkap Kebijakan Aneh PT DPN Kuansing yang Sebabkan Tak Ada Lagi Shalat Jumat di Masjid Perusahaan

TELUKKUANTAN, datariau.com - Mulyadi Hanafi, Kades Banjar Benai, Kecamatan Benai, Kuantan Singingi, mengakui bahwa saat ini tidak ada lagi aktivitas ibadah di masjid lingkungan PT Duta Palma Nusantara (DPN), karena dimutasinya sejumlah karyawan ke tempat lain yang jauh dari tempat ibadah.

"Iya memang betul, karena seluruhnya dimutasikan imam ke tempat lain. Yang dimutasikan ini pun tidak wajar, sebab usia sudah 65 ke atas. Masa mereka disuruh manen, kan tak masuk akal," aku Mulayadi Hanafi, Sabtu (24/11/2018) siang.

Untuk masalah ini, Mulyadi Hanafi akan melaporkan terlebih dulu kepada Camat, tindak lanjut apa nantinya yang akan diambil dan ini menurutnya baru akan bisa disamapaikan pada hari Senin. Kemudian rencanya Mulyadi Hanafi mengatakan, masalah ini juga akan disampaikan kepada Datuk Penghulu Kenegerian Benai, juga untuk menindaklanjutinya.

"Apakah nantinya PT DPN ini akan di-stop atau bagaimana," jelasnya.

Sedangkan terkait ibadah shaat Jum'at di lingkungan perusahaan ini, kata dia memang tidak ada lagi, karena karyawan yang dimutasikan ini tidak ada lagi di tempat ibadah. Untuk karyawan yang dimutasi ini, kata Mulyadi, memang masih di perusahaan Duta, namun tempat sudah berada jauh, yakni di Rengat, yang sudah masuk kabupaten lain.

"Jauh dikirimnya, memang tak masuk di akal. Rencananya hari ini saya akan menemui Datuk Penghulu, tindak lanjut apa yang akan kita lakukan di desa," ungkap Mulyadi.

Karena, menurut Mulyadi, untuk masalah ini, tidak akan terlepas dari Datuk Penghulu. Sebab, jika nantinya bertindak sendiri, efeknya perlu dipelajari. "Maka dari itu, kita melapor dulu. Mungkin kita tidak akan demo ke perusahaan. Namun, armada mobil-mobilnya kita stop di bawah, langkah ini akan kita ambil," terangnya.

Sebelumnya, juga disampaikan Mulayadi Hanafi, mengenai kesepakatan patung budha sampai saat ini belum diindahkan pihak perusahaan.

Sebelumnya, anggota DPRD Kuansing, Darmizar, menyampaikan aktivitas ibadah umat muslim tidak ada lagi di PT DPN.

Damanik, Humas PT DPN terkait masalah ini, membantah. Dia mengatakan bahwa informasi tidak benar, sedangkan masalah mutasi menurutnya kebijakan perusahaan. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: Riauterkini.com
Tag:patung
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)