Peletakan Patung Polisi di Jalan Dinilai Kurang Efektif Sosialisasikan Pengendalian Covid-19

Yessi Novriani
173 view
Peletakan Patung Polisi di Jalan Dinilai Kurang Efektif Sosialisasikan Pengendalian Covid-19
Foto: Abdul Hadi
Patung polisi di Jalan HR Soebrantas bertuliskan “Jangan Berjabat Tangan Dulu Kita Ya bang. BELUM MUHRIM BANG”.

PEKANBARU, datariau.com - Dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Pekanbaru, pihak kepolisian melakukan sosialisasi berupa peletakan patung polisi di beberapa titik jalan. Namun, upaya tersebut dinilai kurang efektif memberikan efek persuasif kepada masyarakat.

Naufal, salah seorang pengendara mengaku sosialisasi serupa tidak hanya ia temukan di Pekanbaru, namun di daerah seperti Sumatera Barat (Sumbar) juga menerapkan demikian. Naufal mengungkapkan, seharusnya pihak kepolisian dapat membuat kebijakan sosialisasi yang lebih baik.

“Di kota lain ada juga aku lihat. Di Sumbar ada aku lihat. Bagusnya niat polisinya apa dulu. Kalau gitu baiknya poster saja atau spanduk-spanduk gitu. Jadi lebih besar. Kalau gitu kecil orang sengaja buat baca itu nanti nabrak orang. Biar orang jelas juga,” tutur Naufal, Jumat (15/10/2021).

Menurut pengamatannya, sebagian masyarakat terlihat abai terhadap polisi di jalan. Apalagi hanya patung polisi meskipun berisi himbauan yang benar.

“Sedangkan polisi langsung saja dicueki. Apalagi begitu. Jadi diabaikanlah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pihak kepolisian di Pekanbaru menerapkan patung polisi di beberapa titik jalan. Salah satu patung polisi yang ada di Jalan HR Soebrantas bertuliskan “Jangan Berjabat Tangan Dulu Kita Ya bang. BELUM MUHRIM BANG”. Hal ini bertujuan untuk sosialisasi dalam pengendalian Covid-19. (had)

Penulis
: Abdul Hadi
Editor
: Yessi Novriani
Sumber
: Datariau.com