SIAK, datariau.com - Di masa pandemi corona virus, disarankan untuk tetap menjaga daya tahan, atau imun dalam tubuh agar terhindar dari wabah corona virus belakangan ini kian hari semakin memprihatikan.
Agar terhindar dari wabah virus mematikan ini, dan diketahui telah merengut ribuan jiwa umat manusia dibelahan dunia. Bahkan negeri inipun mengalami hal yang sama dalam kurun waktu beberapa bulan belakangan ini.
Dengan demikian untuk menjaga kekebalan imun dalam tubuh, Forikan Kabupaten Siak gencar melaksanakan kampanye kepada masyarakat untuk gemar memakan ikan (gemarikan).
Selain itu kampanye Gemarikan juga mencegah gagal pertumbuhan pada anak (stunting), serta menjaga daya tahan tubuh (imun) di masa pandemi covid-19 saat ini.
Hal ini dilakukan ada beberapa faktor atau alasan. Pertama, protein ikan paling mudah diserap tubuh, dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh serta dapat mengatasi persoalan stunting.
"Karena ikan memiliki kandungan protein yang tinggi, penyerapanya yang mudah di dalam tubuh, untuk itu menjadi salah satu solusi bagi anak anak mengatasi stunting," kata Ketua Forikan Siak Hj Rasidah Alfedri.
Kampanye Gemarikan kali ini dilaksanakan di Kampung Empang Pandan Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak Riau pada Kamis (9/7/2020) kemaren.
Sumber protein dan vitamin yang terkandung dalam ikan, sebut Rasidah, sangat baik bagi kesehatan manusia, terutama terletak pada kecerdasan anak anak.
Lebih jauh Rasidah menjelaskan, dimana 80 persen kecerdasan dan pertumbuhan anak anak sangat ditentukan pada 1.000 hari pertama dalam kehidupan anak, terhitung sejak masih dalam kandungan.
"Ikan mengandung Omega 3 yang tinggi, sehingga memiliki peran penting dalam mendukung program peningkatan gizi seribu hari pertama kehidupan anak dibawah umur dua tahun atau balita umur dibawah lima tahun," urainya.
Pelatihan pembuatan makanan tambahan berbahan ikan lokal ini, tentunya dengan sasaran ibu ibu hamil dan ibu balita. Namun, saat covid-19, ibu-ibu sangat rentan tertular.
Dan oleh karena itu, cukup diwakilkan oleh Ketua PKK Kampung saja, dalam melaksanakan kegiatan ini tentunya agar terlaksana berkat bantuan dana CSR dari PT Bumi Siak Pusako (BSP) kepada 14 kecamatan di Kabupaten Siak.
Rasidah berharap, PKK Kampung sebagai ujung tombak agar dapat meneruskan ilmu yang didapat dari kegiatan pada hari ini kepada warganya, terkhusus kepada ibu hamil dan ibu balita.
Tentunya usai kegiata ini, kemudian mampu meningkatkan kegemaran anak anak agar gemar dan lebih suka makan ikan. Terhusus lagi kepada ibu hamil dan ibu balita.
Sebelum giat itu dilaksanakan di Kecamatan Koto Gasib, rombongan Forikan Siak juga telah mengunjungi Kecamatan Dayun dengan melaksanakan giat yang sama di kecamatan tersebut.
Sementara itu pada hari sebelumnya atau tepatnya pada Rabu (8/7/2020) kemaren, telah dilaksanakan di Kecamatan Kerinci Kanan dan Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak.
Program Gemarikan melalui pelatihan mengolah makanan tambahan yang dilakukan ini, jelas Rasidah, berdampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan gizi keluarga dan anak anak pada masa pandemi covid-19 saat ini.
"Alhamdulillah Kabupaten Siak saat ini, untuk angka stunting pada anak relatif rendah, atau dibawah 11 persen," ujarnya.
Salah seorang mahasiswi Kukerta UNRI Latifa Marsya yang turut hadir untuk mengikuti pelatihan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan yang ditaja Forikan Siak ini sangat positif juga bermanfaat bagi masyarakat.
"Bukan informasi baru, jika mengkonsumsi ikan itu bermanfaat bagi kesehatan tubuh, dan bagaimana pula cara untuk mengatasi penyakit jantung, stroke, depresi, hingga mencegah stunting," ujar Latifa Marsya yang mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, pelatihan ini juga sangat bermanfaat bagi ibu ibu di kampung kampung agar lebih giat mengali potensi diri dengan lebih berinovasi dengan menghasilkan sajian terbaru juga terbaik dalam masakan dengan bahan dasar ikan ini.(Eman)