Ikut Musrenbang Provinsi Riau 2019-2024, Yusri: Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan Menjadi Prioritas di Kampar

datariau.com
732 view
Ikut Musrenbang Provinsi Riau 2019-2024, Yusri: Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan Menjadi Prioritas di Kampar
PEKANBARU, datariau.com - Bupati Kampar yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri MSi menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan RPJMD Provinsi Riau Tahun 2019-2024 yang diadakan di Hotel Primier Pekanbaru, Senin (1/6/2019).

Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan penandatanganan nota Musrenbang 2019-2024 antara Gubernur dan bupati/walikota se-Provinsi Riau.

"Tak dapat kita pungkiri bahwa masalah pemenuhan kebutuhan terhadap infrastruktur, pendidikan dan kesehatan masih menjadi prioritas di Kabupaten Kampar, disamping kebutuhan tersebut kita juga berharap kepada Gubernur Riau untuk dapat mengucurkan kegiatan dan program lainnya di Kabupaten Kampar," harap Sekda Kampar.

Oleh sebab itu pada kesempatan musrenbang ini telah disampaikan kepada Provinsi Riau apa-apa yang menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Kampar, diharapkan dapat dikabulkan dan dimasukkan dalam E-planning Pemerintah Provinsi Riau pada Musrenbang Provinsi Riau tahun 2019-2024 yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau Drs Syamsuar MSi.

"Selain itu sesuai dengan potensi daerah agar dapat dijadikan dasar dalam pembangunan lima tahun kedepan, seperti halnya Kampar memiliki lahan sawit terluas di Riau, oleh sebab itu dapat kita kaji untuk membuat industri hulu bidang persawitan, begitu juga dengan bidang perikanan, inilah yang perlu disinergikan antara daerah, provinsi dan pusat," terang Yusri.



Ditambahkan Sekretaris Daerah, dengan Musrenbang ini telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Riau terhadap kebutuhan yang prioritas di Kabupaten Kampar. Acara ini bertemakan "terwujudnya Riau yang berdaya saing, sejahtera bermartabat dan unggul di Indonesia."

Sebelumnya, Gubernur Riau dalam arahannya menyampaikan, dengan kondisi Riau saat ini tidak lagi dapat mengandalkan Dana Bagi Hasil yang semakin berkurang.

"Oleh sebab itu kita berharap juga ada dana yang berasal dari APBN, selanjutnya akan meningkatkan investasi, meningkatkan produksi potensi Riau seperti perikanan, pembinaan Usaha Kecil Menengah (UKM) Riau, Pariwisata Halal yang menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang mencerminkan ramah Muslim," kata Syamsuar.



Gubernur meminta dukungan, masukan, dan ide dari seluruh elemen masyarakat, akademisi, praktisi dalam membangun provinsi Riau yang lebih maju lagi. "Kita berharap ini mendapatkan dukungan Program maupun pendanaan dari pemerintah Pusat melalui APBN," harap Gubernur Riau.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kampar Afrizal SSos dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa apa yang disampaikan Sekda dalam Musrembang merupakan Visi dan Misi Gubernur, yang memuat tujuan, arah kebijakan pembangunan daerah dan keuangan daerah, serta program perangkat dan lintas perangkat daerah untuk jangka waktu lima tahun yang berpedoman kepada RPJPD, RTRW, dan RPJMN.

"Kita berharap dapat menjadikan Kabupaten Kampar sebagai fokus dan lokus terhadap misi dan visi gubernur, terutama terhadap infrastruktur jalan dan pendidikan, kesehatan terutama yang berada di perbatasan dengan kabupaten kota lainnya," kata Kepala Bappeda Kampar.

"Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan sebelum RPJMD di-perdakan oleh Provinsi," tambah Afrizal SSos.

Hadir pada kesempatan tersebut sekaligus menjadi narasumber dari Direktur Perencanaan, Evalauasi dan Infirmasi  Pembangunan Daerah Dirjen Bangda Kemendagri R Budiono Subambang, Staf Ahli  Bappenas Drs Oktorialdi MA Phd, Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo, Plt Kepala Bappeda Riau Supriadi S Hut MT, Forkopimda Riau, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi, Bupati se-Provinsi Riau, tokoh masyarakat, akademis serta para undangan dari berbagai pihak. (dar)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)