Golkar Tegaskan Yorrys Bukan Lagi Kader

datariau.com
583 view
Golkar Tegaskan Yorrys Bukan Lagi Kader
DATARIAU.COM - Politikus senior Partai Golkar Yorrys Raweyai menolak Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk mencalonkan kembali menjadi ketum Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) Golkar mendatang. Menurut Yorrys, selama Golkar berdiri, tidak ada ketum Golkar yang berkuasa selama dua periode.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Golkar Sabil Rachman mengatakan, Yorrys bukan lagi kader Golkar. Sebab, Yorrys telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar untuk maju sebagai caleg DPD RI. Untuk itu, Sabil meminta Yorrys agar tidak sembarangan dalam berbicara.

"Pak Yorrys bicara itu dalam kapasitas apa? Sekarang anggota DPD dan sudah mundur dalam kepengurusan serta tidak punya hak suara (dalam Munas)," kata Sabil kepada wartawan, Sabtu (22/6).

"Yorrys jangan asal bicara dia harus menunjukkan aturan yang melarang atau tidak membolehkan atau membatasi periodisasi jabatan ketua umum Golkar,"imbuh Sekjen Kosgoro itu.

Di sisi lain, Sabil meminta Yorrys untuk tidak ikut campur mengenai dinamika internal Partai Golkar. Yorrys, kata dia, lebih baik fokus mengemban tugas sebagai anggota DPD terpilih 2019-2024.

"Sebagai calon anggota DPD maka sebaiknya, Yoryys lebih fokus persiapan diri mengemban tugas sebagai anggota DPD terpilih jangan masuk pada wilayah partai lagi," ucapnya.

Menurut Sabil, kepemimpinan Airlangga semestinya perlu dilanjutkan. Sebab, tidak ada aturan yang melarang Airlangga untuk maju kembali menjadi ketum Golkar. Oleh sebab itu, Sabil menilai, pernyataan Yorrys tersebut hanya didasarkan pada opini semata, bukan fakta hukum yang tertuang di dalam AD/ART Partai Golkar

"Atas dasar itulah maka pandangan ini sungguh-sungguh selain tidak punya dasar berpikir yang kuat juga karena cenderung memaksakan kehendak. Tidak ada ketentuan atau belum ada aturan organisasi yang membatasi periode jabatan ketua umum," tutupnya. (*)
Sumber
: Kumparan.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)