Dihadiri Asisten Pemkab Kampar, Gubri : Dana Wakaf Bisa Gerakan Ekonomi

Bambang
480 view
Dihadiri Asisten Pemkab Kampar, Gubri : Dana Wakaf Bisa Gerakan Ekonomi
Ist
Pertemuan Tinggi Penyamaan Visi Implementasi Wakaf Produktif di Provinsi Riau

PEKANBARU, datariau.com - Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Syamsul Bahri menghadiri acara Pertemuan Tinggi Penyamaan Visi Implementasi Wakaf Produktif di Provinsi Riau Gedung A Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Riau, Selasa (27/8/2019).

Gubernur Riau H Syamsuar yang didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Dr. Decymus serta Narasumber Ir. Rachmat Ari Kusumanto, Dwi Irianti Hadiningdyah, SH. MA Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Dr.H Fakhruroji, LC,MA wakil Sekjen BWI (Badan Wakaf Indonesia) membuka secara resmi pertemuan tersebut.

Dalam arahannya, Gubernur Riau Syamsuar menyebutkan Bank Indonesia (BI) menawarkan sekaligus mendorong pemanfaatan dana wakaf sebagai penggerak ekonomi. Selain bisa untuk mengentaskan kemiskinan, dana yang terkumpul juga bisa dikembangkan untuk memperbaiki perekonomian bahkan bisa sebagai istrumen perbaikan ekonomi daerah.

"Wakaf selama ini sudah biasa didengar dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Wakaf adalah berdasarkan ketentuan agama dengan tujuan taqarrub kepada Allah SWT untuk mendapatkan kebaikan dan ridha Nya. Bentuknya bisa menyumbangkan harta benda dan jauh lebih utama dan lebih besar pahalanya daripada bersedekah biasa, karena sifatnya kekal," jelasnya.

BI mendorong agar wakaf juga digunakan sebagai instrumen pembangunan. Misalkan wakaf dikumpulkan dalam bentuk sebidang tanah untuk kebun kelapa sawit dan nantinya akan dikelola dan hasilnya untuk warga miskin.

Dia mengatakan kebijakan wakaf ini sudah diterapkannya saat dirinya menjabat Bupati Siak. Bahkan, ia mengatakan di Siak juga mengembangkan program ATM beras untuk warga miskin.

"Kalau untuk kebaikan masak kita tidak mau dapat pahala, sedangkan umur ini ada batasnya," kata Syamsuar.(Das)

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: bambang
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)