Diduga Polusi Industri Penyebab Bau Busuk di Kota Pekanbaru

Ruslan
1.263 view
Diduga Polusi Industri Penyebab Bau Busuk di Kota Pekanbaru
Warga Pekanbaru pagi ini harus sering-sering menutup hidup. Di tengah cuaca gerimis, tercium bau busuk menyengat. Diduga tercemar bahan kimian industri. (sumber: google.com)

PEKANBARU, datariau.com - Sejak pagi tadi, Rabu (25/7/18) udara di Kota Pekanbaru terasa menyesak. Bukan karena sedang dikepung asap dampak kebakaran lahan dan hutan, melainkan ada bau busuk menyengat. Seperti bau bahan kimia yang diduga polusi dari industri. Warga mencurigai bau busuk ini berasal dari industri kertas.

"Sepertinya bau busuk ini dari industri kertas. Terasa sangat menyengat," keluh Heri Susanto, warga yang tinggal di kawasan kota. 

Keluhan serupa juga disampaikan Afni. Ibu rumah tangga yang tinggal di bilangan Rumbai tersebut mengaku terkejut saat keluar rumah dan langsung disergap bau busuk menyengat. Ia yakin bukan aroma asap Karlahut, tetapi polusi kegiatan industri, namun ia tidak bisa menduga asal pencemaran udara tersebut. 

"Saya yakin ini bukan bau asap kebakaran lahan, tetapi bau busuk bahan kimian. Sangat tidak nyaman kita bernafas jadinya," tuturnya. 

Warga yang tinggal di kawasan Arengka juga mencium aroma serupa. Banyak di antara mereka semula beranggapan bau tak sedap tersebut berasal dari got yang meluber karena hujan yang masih turun, meski sekedar gerimis, namun setelah tak kunjung hilang, mereka baru sadar ada yang tak beres dengan kualitas udara di Pekanbaru. 

Sebagai catatan, tak jauh dari Kota Pekanbaru ada dua industri kertas raksasa yang beroperasi, yakni PT Indah Kiat Pulp And Paper di Perawang, Siak dan PT Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) di Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Sejauh ini belum ada tanggapan resmi dari instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan HIdup (DLH) Kota Pekanbaru ataupun dari kedua perusahaan kertas tersebut.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: riauterkini.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)