ROKAN HULU, datariau.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS - TK) meluncurkan Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Launching langsung diresmikan oleh Sekda Kabupaten Rokan Hulu H.Abdul Haris, S.Sos, M.Si mewakili Bupati H.Sukiman bersama
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Panam Ahmad Fauzan, Kepala Bidang Kepesertaan Esra Nababan, PPS Kepala Cabang Rokan Hulu Aditya bersama staf, mantan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Rohul Sawir Achmadi yang ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan kerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sejahtera Desa Teluk Aur.
Hadir Kepala Dinas Koperasi UKM Nakertrans Heryy Islami, Kepala OPS lainnya, upika setempat, ada Camat Rambah Samo Adi Irawan, Danramil 02 Rambah Kapten Inf Junaedi, perwakilan Kapolsek Rambah Samo IPTU Dedy Siswanto SH yang diwakili Bhabinkabtimbmas IPDA Pirdaus, Babinsa Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir, Kades Teluk Aur Muslim, para Linmas Desa Teluk Aur, Datuk Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pemuda dan kurang lebih 300 masyarakat yang mendaftar langsung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Teluk Aur Muslim mendukung program BPJS Ketenagakerjaan untuk dijadikan desanya sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Selain karena program pemerintah dan dalam tahun 2019 ini ada kurang lebih 20 kasus kecelakaan kerja di Desa Teluk Aur seperti tertusuk duri sawit dan saat pergi kerja, sehingga perlu dilakukan kesadaran masyarakat masuk menjadi peserta dengan bekerjasama BUMDes Sejahtera di desanya.
"Sampai akhir tahun 2019 kedepan, selain aparat Desa Teluk Aur, ada kurang lebih dari 300 warganya masing - masing pekerja yang akan mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaminan perlindungan dan program pemerintah kepada masyarakat pekerja. Tidak hanya yang bekerja di berbagai perusahaan. Kita masyarakat desa juga perlu adanya perlindungan dalam bekerja," kata Kades Muslim.
Diakhir sambutannya, Muslim juga menyerahkan buah tangan kreatif masyarakatnya, seperti gula enau yang terbuat dari Pokok Aren, Minyak Wangi dari Kebun Sari Wangi dan lainnya yang sudah siap dipasarkan melalui BUMDes didesanya kepada Sekda Rohul dan Penjabat BPJS Ketenagakerjaan.
Diungkapkan Sekda Rohul Abdul Haris dalam sambutannnya, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mendukung Program BPJS Ketenagakerjaan. Dia menghimbau seluruh masyarakat kabupaten yang berjulu Negeri Seribu Suluk untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena ini adalah program pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat pekerja sesuai amanat undang - undang dan peraturan pemerintah tentang jaminan sosial Ketenagakerjaan.
Lanjut Sekda Rohul, program perlindungan sosial tenaga kerja sangat penting kepada masyarakat pekerja, sehingga pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Bila kita mengalami kecelakaan kerja, karena semua kita rata - rata petani, tentu biaya pengobatannya, dibiayai BPJS Ketenagakerjaan. Seperti yang saya lihat di salah satu rumah sakit di Pekanbaru, ada salah satu pekerja yang sedang dirawat sampai milyaran biayanya, yang tanggung adalah BPJS Ketenagakerjaan," cerita Sekda dihadapan para undangan yang hadir.
Dikatakan, iuran perbulan bagi peserta juga tidak memberatkan, ada program untuk Penerima Upah (PU) dan Bukan Penerima Upah (BPU) Pekerja Rp 16.800/perbulan adalah pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri misalnya berbagai jenis petani, tukang ojek, supir angkot, pedagang keliling dan masyarakat pekerja harian lainnya.
Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Panam Ahmad Fauzan menyampaikan, ucapan terimakasih atas kerjasama dan dukungan Pemerintah Rokan Hulu pada program BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja khususnya di Rokan Hulu.
"BPJS Ketenagakerjaan ini amanat undang - undang dan program pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat pekerja di seluruh Indonesia," tutur Fauzan.
Lanjutnya, progam BPJS Ketenagakerjaan yakni ada formal dan ada informal atau Penerima Upah (PU) mau pun Bukan Penerima Upah (BPU).
"Yang Penerima Upah tentunya kita usahakan masuk 3 program, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT). Untuk Jaminan Pensiun (JP) belum di wajibkan, tetapi kami mempersilakan jika mau ikut," jelas Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Panam.
Yang Informal, jelasnya, Bukan Penerima Upah (BPU) cukup membayar Rp 16.800, mereka sudah ikut 2 program JKK dan JKM.
Untuk diketahui, acara sudah dimulai sejak pagi jam 6.30, BPJS Ketenagakerjaan malaksanakan hiburan rakyat ada gerak jalan santai, tarik tambang. Juga beberapa pertanyaan tentang BPJS Ketenagakerjaan dengan berbagai hadiah doorprize hadiah utama sepeda yang ditutup dengan penyerahan hadiah pemenang dan hiburan rakyat dan pendaftaran peserta BPJS Ketenagakerjaan.(deddy)