Dekranasda Kampar Tinjau Rumah Batik Srikandi Sibuak Tapung

datariau.com
665 view
Dekranasda Kampar Tinjau Rumah Batik Srikandi Sibuak Tapung
SIBUAK, datariau.com - Salah satu bentuk implementasi dari pameran Batik Tingkat Nasional di Pekalongan beberapa waktu lalu, Pemkab Kampar memandang pembinaan di lini terdepan yakni pembinaan terhadap pengrajin Batik.

Pemkab Kampar terus akan melakukan dorongan, pembinaan dan bantuan teknis terhadap pengrajin yang ada di Kabupaten Kampar, karena ini merupakan aset daerah yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Kampar siap memberikan dorongan maupun dalam bentuk pembinaan dan bantuan teknis.

Demikian disampaikan oleh Ketua Dekranasda Kampar Hj Muslimawati Catur saat melakukan kunjungan ke Rumah Batik Srikandi di Desa Sibuak Kecamatan Tapung, Selasa (8/10/2019).

Kunjungan Ketua Dekranasda Kampar ini didampingi oleh Ketua Harian Dekranasda Kampar Ali Sabri, Wakil Ketua Dekranasda Juli Mastuti dan anggota Dekranasda Kampar, Muizin Firmansyah Kepala Desa Sibuak Kecamatan Tapung.

"Kita berharap kepada pengrajin agar selalu memberikan inovasi dan kreasi sehingga hasi produksi lebih bervariatif, corak atau bentuknya dapat disesuaikan dengan khas Kampar seperti serat nenas, sawit, dan motif ikan," pinta Muslimawati.

"Setiap desa setidaknya punya rumah batik yang ada jika perlu ada di setiap kecamatan, sehingga ada produk setiap daerah yang menjadi produk kabupaten," lanjutnya.

"Begitu juga terhadap produk yang dihasilkan, kita berharap penjualan rumah batik Srikandi ini dapat bersaing dengan rumah rumah batik lainya supaya bisa mendapatkan penghasilan tambahan bagi keluarganya masing-masing."

"Saya merasa senang apabila setiap desa yang ada di kabupaten Kampar ini bisa membuat atau menambah penghasilan keluarga dengan membatik ini, sekaligus dapat menjadi usaha masyarakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan," pintanya lagi.

Sementara itu, Ali Sabri selaku Ketua Harian Dekranasda Kampar menyatakan kelompok pembinaan desa ini tetap ditampung oleh Dekranasda Kabupaten Kampar, penghasilan desa ini 1 pekan dapat 5 pasang potong kain.

"Rumah batik Srikandi ini merupakan home industri, tentunya akan menambah penghasilan sendiri, sekaligus menjadi kebanggaan bagi desa Sibuak Kecamatan Tapung," pungkasnya. (das)
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:Batik
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)