Bupati Meranti Tak Khawatir Pejabat Eselon II Mau Pindah, Ini Alasannya..

Admin
376 view
Bupati Meranti Tak Khawatir Pejabat Eselon II Mau Pindah, Ini Alasannya..

MERANTI, datariau.com - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi menegaskan, jika ada pejabat eselon II yang ingin hengkang dari Pemkan Kepulauan Meranti akan diberikan lampu hijau. Hal itu baginya tidak menurunkan elektabilitas kinerja pemerintah dalam pembangunan daerah.

"Saya pikir dengan stok pejabat yang ada sekarang, saya tidak khawatir kalau pejabat eselon II mau pindah. Kalau ya memang mau pindah harus sepanjang memenuhi persyaratan," ungkapnya usai pelantikan pejabat eselon III dan IV di gedung orange kantor bupati, Jalan Dorak Selatpanjang, Selasa (27/2/2019).

Keinginan pejabat eselon II yang ingin hengkang tidak jadi permasalahan bagi dirinya. Sebab, cadangan dari pelapis (pejabat lainnya) sudah dipersiapkan untuk mengganti kekosongan jabatan.

"Mungkin dulu belum kita persiapkan, tapi sekarang sudah kita siapkan. Jadi beberapa pejabat eselon II yang mau pindah silahkan saja, tidak masalah sekarang ini. Karena kita sudah siap untuk menggantikan mereka," terang Bupati Irwan.

Menurut dia, pejabat-pejabat tersebut merupakan ASN yang sudah senior. Sudah waktunya memang untuk mereka meningkatkan eselonnya atau pun karirnya.

"Sepanjang penggantinya sudah disiapkan, yang ada lapis kedua dan ketiga sudah siap untuk itu, jadi tidak masalah. Dengan begini akan melahirkan pemimpin baru," ujar Bupati.

Hal senada dengan Wakil DPRD Kepulauan Meranti, Muzamil saat dikonfirmasi ditempat yang sama. Ia mengakui mendukung upaya bupati, jika nantinya memang tidak ada permasalahan.

"Secara keseluruhan, kami menilainya sangat positif. Memang ada perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan dalam struktur kinerja pemerintah dalam membangun daerah," ujarnya.

Hanya saja, dia menilai untuk dijadikan langkah dan upaya segera bagi Pemerintah adalah ASN yang masih belum disiplin terhadap kinerjanya. Perlu ada peningkatan yang efisien terhadap kedisplinan ASN yang tak harus dilakukan dalam mengabdi dengan negara.

"Untuk itu, kedepan perlu kerjasama semua pihak, supaya kinerja pegawai semakin lebih baik," katanya. (*)

Penulis
: Rahmad
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com