Bupati Kampar Resmikan PT Kencana Agro Persada

Bambang
1.426 view
Bupati Kampar Resmikan PT Kencana Agro Persada
ist
Bupati Kampar Catur Sugeng menggunting pita peresmian PT KAP

TAPUNG, datariau.com - Dari 39 unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang ada di Kabupaten Kampar, ada sebuah pabrik khusus minyak kelapa sawit yang diresmikan oleh Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto yakni Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) milik  PT Kencana Agro Persada (KAP) di Desa Benca Kelubi Kecamatan Tapung, Jum'at (6/9/2019).

Hadir pada acara tersebut Anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Nasir, Dandim 0313/KLR Letkol Aidil Amin, SIP, Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudistira,MH,SIK, Kepala Dinas Kominfo Kampar Arizon,SE serta Plt Kadis Kesehatan Kampar Dedi Sambudi.

Bupati Kampar dalam sambutannya menyampaikan selamat dan terimakasih kepada pihak manajemen PT. KAP yang mendirikan  sebuah perusahaan diwilayah Kabupaten Kampar tepatnya di Desa Benca Kelubi Tapung.

Semoga dengan keberadaan PT. KAP ini nantinya dapat  menampung tenaga kerja lokal, dan dapat berkontribusi bagi daerah lewat bantuan CSR nya.

Catur mengatakan, keberadaan perkebunaan kelapa sawit di Provinsi Riau,  ada 20 persennya terdapat di Kabupaten Kampar. Hadirnya PT KAP akan mempermudah para petani sawit dalam menjual hasil kebunnya. 

Ditempat yang sama, Direksi PT. Kencana Agro Persada Muliyanto dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Kampar dan Pemerintah Desa Benca Kelubi. Karena sampai saat ini, semuanya berjalan dengan baik, dimulai proses perencanaan, peletakan batu pertama sampai diresmikannya. 

"Hanya dalam waktu lebih kurang 11 bulan, pembangunan PT KAP sudah diresmikan dan langsung beroperasi.  Semoga keberadaan PT KAP bisa memberikan kontribusi dan nilai tambah baik secara langsung maupun tidak lngsung kepada masyarakat Kampar khususnya masyarakat Desa Benca Kelubi Tapung," harap Muliyanto.(das)

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: bambang
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)