Bangkrut, 200 Karyawan Perusahaan Logistik Terpaksa Dirumahkan

datariau.com
1.989 view
Bangkrut, 200 Karyawan Perusahaan Logistik Terpaksa Dirumahkan
Ilustrasi (Foto: Internet)
DATARIAU.COM - Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Pos dan Logistik Indonesia atau Asperindo mengungkapkan ada sekitar 100-200 karyawan yang siap dirumahkan. Karyawan itu dirumahkan sebagai imbas dari bangkrutnya empat perusahaan logistik karena kenaikan tarif kargo udara.

"Dari empat perusahaan itu perkiraan sementara saya mestinya di kisaran 100 sampai 200 orang," ungkap Wakil Ketua Umum Asperindo, Budi Paryanto, di Jakarta, Rabu, 27 Februari 2019.

Akan tetapi, ia enggan mengungkap secara rinci nama perusahaan tersebut dengan alasan tak etis. Ia menjelaskan, empat perusahaan itu merupakan anggota Asperindo dari total keseluruhan anggota yang mencapai 287 perusahaan.

Lebih lanjut, Budi mengatakan, potensi perusahaan logistik lain bangkrut masih terbuka selama tarif surat muatan udara atau kargo udara itu tidak turun yang disebut naik mencapai 300 persen. Setidaknya, sudah ada 20 perusahaan yang melaporkan bahwa keuangannya mulai terganggu.

"Kalau yang melaporkan ke kami mungkin sudah lebih dari 20, melaporkan bahwa kondisinya sudah mulai berat. Tapi yang sudah nyata-nyata tutup baru empat. Mudah-mudahan yang sisa 20 itu bisa bertahan," ujarnya.

Ia menambahkan, indikasi perusahaan itu bangkrut dapat dilihat dari iurannya kapada Asosiasi yang sering macet. "Indikasi gampang, iuran bulanannya mulai macet. Nah kalau sudah macet kita tanya, mereka bilang bisnisnya mulai jatuh," katanya.

Empat perusahaan yang sudah menyatakan bangkrut itu dua di antaranya berlokasi di Pekanbaru, satu di Palembang dan satu Jakarta. "(Jumlah pekerja) Jakarta bisa 50 sampai 100, kalau di daerah mungkin separuhnya lah," katanya. (*)
Editor
: Redaksi
Sumber
: Viva.co.id
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)