TEMBILAHAN, datariau.com - Sekelompok bajak laut beraksi di Kapal Motor (KM) Melati 02 GT.6 di Perairan Sungai Gaung, Desa Pintasan, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil.
Waktu kejadian pada Senin, 04 Oktober 2019 sekira pukul 20.30 WIB di wilayah hukum Polsek Gaung, tepatnya di Perairan Sungai Gaung, Desa Pintasan, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil.
Korban Razali (45) warga Parit Cahaya Muda Dusun Setia Budi Desa Teluk Kabung, Kecamatan Gaung, dan saksi-saksi Usah (20) dan Hamsari (31), keduanya merupakan warga RT 05 RW 01 Dusun Gembira Desa Gembira, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil.
Kronologis juga, saat KM Melati 02 GT.6 yang dinakhodai Hamsari bersama rekannya Usah, di Perairan Sungai Gaung, Desa Pintasan, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil. KM Melati 02 GT.6 tersebut berangkat dari Parit Muin Desa Gembira pukul 17.00 WIB, dengan membawa buah sawit sebanyak lebih kurang 25 ton.
Saat melintas di Perairan Sungai Gaung, Desa Pintasan, Kecamatan Gaung, KM Melati 02 GT.6 tersebut didatangi pelaku dengan menggunakan pompong mesin robin yang diperkirakan berjumlah tiga orang.
Selanjutnya para pelaku langsung melompat dan naik ke KM Melati 02 GT.6 dan langsung mengancam dua korban dengan menggunakan parang, dan mengatakan "jangan bergerak, jangan melawan, mana uang dan mana handphone," para pelaku mengambil aki dan speaker.
Selanjutnya para pelaku menanyakan kepada korban Hamsari, "mana uang" Hamsari dalam kondisi diancam dengan senjata tajam tak punya pilihan lain dan langsung memberikan semua uang dalam saku celananya Rp 1.500.000.
Setelah mengambil uang dan barang milik korban, lalu para pelaku mengatakan "jangan keluar dari motor ini," para pelaku kemudian langsung pergi meninggalkan korban.
Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 7.050.000 dengan rincian uang tunai Rp 1.500.000, satu unit Hp Android merk Xiaomi Redmi 7 warna biru, satu unit Hp Android Merk Xiaomi Note 5 warna merah, satu aki, satu senter, satu speaker, dua geleng minyak solar, serta baju-baju korban dalam tas yang juga dibawa pelaku.
Saat ini para pelaku dalam pengejaran polisi. (zon)