BBPOM Pekanbaru Gelar Sosialisasi Pengawasan Iklan Obat Tradisional

datariau.com
742 view
BBPOM Pekanbaru Gelar Sosialisasi Pengawasan Iklan Obat Tradisional
Foto: Riki
Kepala BBPOM Pekanbaru Mohamad Kashuri saat membuka sosialisasi.

PEKANBARU, datariau.com - Maraknya iklan obat tradisional dan suplemen kesehatan yang menggiurkan di tengah masyarakat, dikhawatirkan akan berdampak buruk jika tidak ada penanganan cepat. BBPOM bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau melakukan sosialisasi, Rabu (25/9/2019).

Sosialisasi ini mengundang media massa di Riau, mengangkat tema "Sosialisasi Hasil Pengawasan Iklan dan Ketentuan Iklan Produk Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan di Provinsi Riau" dibuka secara resmi oleh Kepala BBPOM Pekanbaru, Mohamad Kashuri SSi Apt MFarm.

Dalam membuka sosialisasi Mohamad Kashuri memaparkan bahwa tugas BBPOM melaksanakan pengawasan obat dan makanan. Dalam pengawasan, BBPOM melakukan 3 lapis, mulai dilakukan pelaku usaha. Dimana pelaku usaha punya tanggung jawab produk yang dijual aman.

"Kemudian dilakukan pemerintah BBPOM, memastikan produk yang beredar di masyarakat aman. Dan yang ketiga pengawasan dilakukan konsumen, masyarakat," jelas Mohamad Kashuri.

Diterangkannya, bahwa beredarnya obat ilegal karena adanya permintaan, adanya iklan yang dibuat semenarik mungkin agar masyarakat tergiur.

"Kalau tidak diawasi maka masyarakat akan mengkonsumsi produk yang tidak sehat. Iklan dan label perlu dilakukan pengawasan bersama," sebutnya.

Mohamad Kashuri mencontohkan kasus pelajar yang mendapatkan efek negatif setelah meminum minuman kemasan merk Torpedo. BBPOM menegaskan tidak ada yang salah dengan minuman tersebut, ada kode BBPOM dan juga dituliskan dengan jelas bahwa minuman tersebut tidak untuk anak-anak dan ibu hamil.

"Iklan mungkin yang salah ditanggapi masyarakat," jelas Mohamad Kashuri.

Dalam pertemuan ini BBPOM menjelaskan bagaimana standar iklan obat, diantaranya bahwa produk yang diiklankan harus sudah mendapat NIE dari BBPOM.

"Iklan obat tradisional dan suplemen kesehatan harus objektif, tidak menyesatkan," terangnya.

Saat ini sosialisasi masih berlangsung di Aula Gedung BBPOM Pekanbaru Jalan Diponegoro. (rik)

Penulis
: Riki
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)