Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Alfedri Sarankan Orangtua Sekolahkan Anak ke Pesantren

Hermansyah
652 view
Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Alfedri Sarankan Orangtua Sekolahkan Anak ke Pesantren
Penyuluhan Bahaya Narkoba oleh Bupati Siak Drs H Alfedri MSi di Kampung Sungai Rawa.

SIAK, datariau.com - Bupati Siak Drs H Alfedri MSi melaksanakan penyuluhan terkait bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kepada masyarakat Kampung Sungai Rawa Kecamatan Sungai Apit, Ahad (3/11/2019) pagi.

Penyuluhan ini dilaksanakan bertujuan agar masyarakat dapat memahami tentang bahaya narkoba bagi manusia, terlebih bagi kelangsungan generasi penerus bangsa. 

Alfedri menyebutkan penyalahgunaan narkoba dapat berakibat fatal bagi semua kalangan masyarakat, baik orangtua, remaja maupun anak-anak. Untuk itu, kata dia, diperlukan tindakan serta upaya sosialisasi terkait bahayanya narkoba kepada masyarakat hingga ke ceruk-ceruk kampung. 

Seperti halnya saat ini dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Siak bersama BNK Kabupaten Siak. "Senjata paling ampuh tentu saja dengan meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT. Mohon hidayah dan pertolongan agar diri kita dan keluarga, khususnya anak-anak kita usia remaja dijauhkan dari pengaruh buruk narkoba," sebut Alfedri.

Selain itu, jelas Alfedri, memunculkan motivasi untuk mencintai diri dan kesehatan kita. Selanjutnya tentu diperlukan peran kita semua selaku warga masyarakat agar dapat bersama-sama mencegah dan memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

Menurut Alfedri, peran pengawasan dari lingkungan sosial sangat perlu ditingkatkan, mengingat saat ini peredaran gelap narkoba telah masuk kedalam lingkungan sosial yang menyasar para generasi muda harapan bangsa. 

Untuk itu, sebut Alfedri lagi, masyarakat dihimbau agar waspada dan melaporkan kepada pihak yang berwajib, apabila mengetahui di lingkungannya terdapat indikasi peredaran gelap narkoba. 

"Kami datang kesini karena mencintai masyarakat, di zaman ini tak ada satu pun lingkungan sosial yang bebas dari ancaman peredaran gelap narkoba. Untuk itu kami mengingatkan agar kita semua tetap waspada agar keluarga dan khususnya anak-anak kita agar tidak terjerumus narkoba," ungkapnya.

Di Indonesia, kata Alfedri lagi, banyak telah menjadi korban penyalahgunaan narkoba serta kehilangan nyawa dengan rasio yang sangat mengkhawatirkan. Perharinya, kata dia, korban jiwa dapat mencapai kurang lebih 50 orang. 

"Untuk mengantisipasi hal ini, orangtua disarankan dapat memasukkan anaknya ke pesantren, didik mereka dengan iman dan fasilitasi lingkungan sosial yang baik dan kondusif agar mereka terhindar dari hal-hal yang tidak baik," tutupnya.(*r/hp)

Editor
: Redaksi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)