Ada Tempat Nasi Gratis di Panam Pekanbaru, Siapa Saja Boleh Ambil

datariau.com
3.462 view
Ada Tempat Nasi Gratis di Panam Pekanbaru, Siapa Saja Boleh Ambil
Foto: Goriau.com
Tempat nasi gratis yang disediakan di pinggir jalan daerah Panam Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Sedekah merupakan salah satu amalan yang dianjurkan. Apapun barang yang disedekahkan tentu mengandung manfaat bagi orang lain. Salah satunya adalah bentuk sedekah yang berada di Jalan HR Subrantas, Panam, Kota Pekanbaru. Di depan mini market samping Jalan Swakarya, siapa saja yang melintas akan melihat sebuah etalase dengan ukuran 1x1/2 meter dengan tulisan ''Tempat nasi gratis, siapa saja boleh mengambil, siapa saja boleh mengisi''.

Selain bungkus nasi, di etalase ini juga ada air mineral yang diletakkan di samping tempat nasi tersebut. Disana, tidak terlihat adanya orang yang menunggu etalase, namun makanan dan minuman itu selalu tersedia di dalam etalase tersebut. Tidak terlihat nomor kontak yang bisa dihubungi dari etalase yang tertera pada spanduknya.

Menurut keterangan karyawan minimarket, mereka tidak mengetahui siapa pemilik dan perencana dari etalase tersebut. Mereka mengaku bahwa ada seorang wanita yang datang mengisi etalase tersebut. Namun, wanita itu tidak ada meninggalkan nomor telepon yang bisa dihubungi. Mereka pun tidak mengetahui, siapa wanita tersebut.

Setelah mencari informasi dari beberapa sumber, mulai dari masyarakat sekitar, sampai mencari info dari media sosial, akhirnya diketahui pemilik etalase tersebut. Ternyata pemilik etalase ini adalah sebuah komunitas yang bernama Arisan Tembilahan. Sebut saja Cici, salah seorang dari anggota komunitas yang memiliki gagasan ini.

Alasan Cici membuat etalase nasi gratis ini, hanya ingin bersedekah dengan orang-orang yang kelaparan, serta berbagi dan menyediakan tempat bagi siapapun yang ingin berbagi bersamanya. Semua berawal dari kejadian dimana ketika malam hari ia hendak mengambil uang di salah satu ATM di Pekanbaru. Disana, ia melihat seorang anak terlantar yang tidur di dekat teras ATM. Sontak saja hal itu membuatnya merasa sedih dan iba.

''Saya terinspirasi dari sana. Sedih ketika melihat anak tersebut tampak kelaparan, karena itu saya kemudian berinisiatif bersedekah begini. Tak hanya untuk saya, tapi bagi orang-orang yang ingin membantu juga. Sudah ada etalase ini,'' katanya, Sabtu (24/11/2015).

Ia pun mencari tempat yang stategis dan mudah dicapai oleh orang lain. Dan memutuskan untuk meletakkannya di salah satu mini market di jalan HR Subrantas, Panam. Sebelumnya ia juga mengkonfirmasi kepada manager pemilik mini market untuk meletakkan penitipan etalase ini, dan manager pun setuju. Alasan pemilihannya pun cukup sederhana karena minimarket ini terletak di pinggir jalan raya dan juga mudah dilihat.

Cici tidak pernah tau siapa yang mengisi etalase tersebut, namun, sebelumnya baik dari anggota komunitas, orang lain pun bebas mengisi dan mengambilnya. Karena motto dari gagasan ini adalah "Siapa pun boleh mengambil, siapa pun boleh mengisi".

Tak banyak memang orang di Pekanbaru seperti Cici dan teman-temannya, apalagi Pekanbaru merupakan ibukota provinsi Riau. Sebagai pergerakan pertama yang ada di Pekanbaru, Cici pun tak terlalu memikirkan jika suatu saat nanti ada yang menyalahgunakan etalase ini. "Nggak apa-apalah, itu urusannya dia sama Allah aja," ujarnya.

Rencananya Cici akan membuka tempat lain di sekitar Pekanbaru, namun belum pasti dimana tempat yang strategis dan membutuhkan. Selain itu, dengan adanya terobosan ini, nantinya bisa menjadi motivasi kepada masyarakat luas, agar tidak ada lagi anak-anak kelaparan. (*)

Editor
: Redaksi
Sumber
: Goriau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)