8 Kecamatan di Siak Terdampak Banjir, Husni Merza: Kita Minta Perusahaan Tanggungjawab Secara Sosial...

Hermansyah
747 view
8 Kecamatan di Siak Terdampak Banjir, Husni Merza: Kita Minta Perusahaan Tanggungjawab Secara Sosial...
Wakil Bupati Siak, H Husni Merza BBA MM.

SIAK, datariau.com - Intensitas hujan cukup tinggi sepekan terakhir menyebabkan sebagian besar wilayah Kabupaten Siak terdampak musibah banjir, tak terkecuali Kecamatan Mempura.

Hal itu di perparah dengan tidak berfungsinya kanal dan anak sungai dengan baik, sehingga air dengan cepat merendam pemukiman warga saat ini.

Menindaklanjuti hal tersebut, Wakil Bupati Siak, H Husni Merza BBA MM mengelar rapat penanganan banjir di Kabupaten Siak secara virtual bersama OPD terkait, Camat yang di ikuti Kepala Desa (Penghulu) berlangsung di ruang Bandar Siak kantor Bupati Siak, Rabu (16/11/2022).

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, saat ini terdapat 8 kecamatan yang terdampak musibah banjir, diantaranya Kecamatan Kandis, Tualang, Pusako, Sei Apit, Mempura, Siak, Koto Gasib dan Sei Mandau.

Bencana banjir tidak hanya terjadi di Kabupaten Siak, namun terdapat lima kabupaten/kota terdampak akibat banjir diantaranya Kabupaten Kuansing, Pelalawan, Kampar, Inhil dan kota Pekanbaru.

Dimana 5 kabupaten/kota ini telah menetapkan status siaga bencana, sedangkan Kabupaten Siak dan Bengkalis sedang dalam proses.

"Dari 8 kecamatan yang terdampak banjir, terdata ada 1.148 Kepala Keluarga yang harus mendapat perhatian kita. Untuk itu, hari ini kita sepakati dulu rencana menetapkan Siak sebagai siaga bencana banjir," cakap Husni.

"Selanjutnya, saya akan laporkan kepada Bupati untuk persetujuan penetapan status siaga bencana ini. Agar kita dapat mengambil langkah dan tindakan yang diperlukan," sebutnya.

Wakil Bupati Siak itu menjelaskan, untuk kampung yang terparah terdampak banjir dengan lokasi pengungsian yang telah disiapkan oleh Kepala Desa (penghulu), dan ada beberapa titik tenda darurat juga telah di dirikan BPBD.

Dikatakan Husni, termasuk masalah bantuan pangan juga telah dipersiapkan Dinas Sosial, Baznas dan pihak swasta dalam hal ini, PT Arara Abadi, PT Ekawana Lestari dan PT EKD dan dalam dua, tiga hari akan turun.

Sementara dapur umum dan tenda pengungsian juga telah dipersiapkan disana. Harapannya ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.

Disamping itu, sebut Husni secara teknis pihaknya telah berkoordinasi dengan perusahaan dan Dinas PU untuk mencarikan solusi, kira-kira kanal dan anak sungai mana yang harus dilakukan normalisasi terlebih dahulu, agar air cepat turun.

"Sebelum ini, kita sudah melakukan rapat bersama OPD terkait dan tiga perwakilan perusahaan, kita minta perusahaan tanggungjawab secara sosialnya, terhadap warga yang terdampak musibah banjir," ujar Husni.

"Karena air yang melimpah, salah satu penyebabnya, bloking kanal di aral perusahaan dibuka akibatnya air melimpah ke pemukiman warga, seperti banjir yang terjadi di seberang pipa Benteng Hilir, dan Kampung Jawa Benteng Hulu,” jelasnya.

Selanjutnya, kita akan kirim surat kepada pihak swasta, agar konsen kepeduliannya membantu meringankan beban para pengungsi ini yang terdampak banjir.

"Itu dia beberapa hal yang telah kita sepakati. Jika, SK status siaga bencana disepakati dan diteken Bupati, akan kita umumkan status tanggap darurat bencana alam ini," ucapnya.

Wakil Bupati Siak, H Husni Merza BBA MM berharap, kepada masyarakat tetap bersabar dan bersama-sama berdoa semoga musibah hujan dan banjir ini segera berakhir.

Penetapan siaga bencana banjir ini diikuti dengan penetapan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Banjir, agar dapat terkoordinir dalam membantu masyarakat terdampak banjir yang ada di 8 kecamatan dari 14 kecamatan di Kabupaten Siak.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)