5 Fakta Siswi SMK Tewas Usai Diperkosa Pacar, Ada 8 Orang di Tempat Nongkrong

datariau.com
4.261 view
5 Fakta Siswi SMK Tewas Usai Diperkosa Pacar, Ada 8 Orang di Tempat Nongkrong

DATARIAU.COM - FN, siswi SMK di Kabupaten Bogor meninggal dunia usai diduga menjadi korban perkosaan kekasihnya sendiri.

Remaja berusia 16 tahun itu dinyatakan mengalami depresi oleh dokter usai kejadian tersebut.

Peristiwa kelam itu diceritakan oleh sahabat FN, AZ yang mendengarkan curhatan korban usai dirinya diduga disetubuhi.

Sang ayah pun curiga karena adanya perubahan sikap beberapa hari sebelum FN meninggal pada Selasa (3/7/2018).

Kapolsek Citeureup Kompol Darwan membenarkan hal tersebut.

Sayangnya, Darwan enggan memberikan kererangan lebih dalam dengan alasan untuk kepentingan penyidikan.

"Nanti saja dirilis, sekarang sudah ada beberapa pelaku yang diamankan," singkatnya.

Berikut 5 Fakta soal meninggalnya FN yang diduga meninggal dunia usai disetubuhi kekasihnya.

1. Diduga Diperkosa di Rumah Kosong

Diketahui FN diduga disetubuhi pacarnya di sebuah rumah kosong di daerah Citeureup sekitar akhir Juni.

Pasca kejadian, sikap yang ditunjukkan remaja berusia 16 tahun itu pun dikabarkan terlihat sedikit berbeda dari biasanya sebelum pada akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (3/7/2018).

Tak pelak, rupanya korban bukan hanya mendapatkan perlakuan senonoh dari pacarnya, melainkan diduga juga dari sejumlah temannya.

Hal itu pun dibenarkan sahabat korban, AZ (16) saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.

AZ mengatakan, korban sempat bercerita tentang apa yang telah dialaminya pada Jumat (29/6/2019) kemarin.

Saat itu korban bercerita telah disetubuhi oleh kekasih korban berinisial IB.

2. Curhat ke Sahabat

Sahabat FN, AZ pun mendengarkan curhatan temannya itu di rumahnya.

"Almarhum datang ke rumah saya, keliatannya sehat-sehat aja, terus cerita katanya habis 'diituin' di tempat nongkrong pacarnya," jelasnya kepada TribunnewsBogor.com, Senin (9/7/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa, saat mendapatkan perlakuan senonoh, korban mengaku dalam keadaan tidak sadarkan diri.

3. Lihat Cahaya HP

"Saya tidak tahu apakah dicekoki minum atau apa, yang jelas almarhum bilang sempat sadar, posisinya sudah terlentang, terus lihat cahaya dari kamera ponsel," katanya.

"Tidak tahu apakah kejadian itu di foto atau divideokan almarhum tidak cerita," tambahnya.

Dikatakannya bahwa saat kejadian, ada sekitar tujuh sampai delapan orang.

Selepasnya, korban pun ditinggal dalam keadaan tidak sadarkan diri.

"Saya juga kurang begitu tahu apakah hanya IB saja yang setubuhi atau yang lainnya ikutan, tapi yang jelas katanya di lokasi itu bukan hanya ada IB saja," paparnya.

Usai peristiwa nahas itu, diduga korban mengalami depresi hingga kondisi kesehatannya terus menurun.

Hingga akhirnya pada Selasa (3/7/2018) korban menghembuskan nafas terakhir.

4. Divonis Depresi dan Kecurigaan Sang Ayah

Tatapan kosong hingga tak kunjung beranjak dari tempat tidur, itu lah yang dialami gadis beusia 16 tahun di Bogor sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

Pada awalnya, orang tua FN merasa ada yang aneh terhadap sikap FN yang tiba-tiba berubah menjadi sangat pendiam.

Bahkan saat diajak berkomunikasi pun FN tak nemberikan respon apapun.

FN hanya terbaring di kamar tidurnya sejak Minggu (1/7/2018).

"Jadi ga kemana-mana sejak Minggu itu ada di kamarnya, makan pun tidak mau," ucap Ayah FN, EC kepada TribunnewsBogor.com.

EC yang khawatir dengan kondisi putri pertamanya itu pun membawanya ke klinik setempat untuk diperiksa kesehatannya pada Senin (2/7/2018) malam.

"Saat di klinik, dokter bilang anak saya depresi berat, tapi tidak menjelaskan lebih detail," terangnya.

Mendengar ucapan dokter, EC kemudian berniat membawa putrinya berobat ke rumah sakit di Cibinong.

"Tapi ternyata Allah berkehendak lain, putri saya meninggal pada Selasa (3/7/2018) kemarin," ungkapnya.

Merasa ada yang janggal dengan kematian putrinya, EC pun mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya dialami putrinya itu.

EC mencoba menghubungi sahabat FN, AZ (16) untuk mendapatkan informasi yang mendalam.

"Saat itu saya mendapat informasi dari teman anak saya bahwa anak saya telah disetubuhi," tuturnya.

"Kemudian saya bawa anak saya ke RS Polri untuk dilakulan autopsi, karena penasaran dengan apa yang dialami anak saya, tapi sampai sekarang hasilnya belum keluar," tambahnya.

5. Depresi Bisa Sebabkan Kematian

Seorang Psikiater yang juga Kepala Instalasi Rehabilitasi psikososial di RS.Dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor, Dr.Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan bahwa depresi bisa saja menyebabkan kematian.

Menurutnya depresi berat dapat muncul gejala halusinasi yg memperberat kondisi pasien yang mengalaminya.

"Apabila tidak ditangani dengan baik maka kondisi fisik dan mental akan makin menurun dan bisa berujung pada kematian," katanya, Selasa (10/7/2018) saat dimintai tanggapan terkait dugaan seorang remaja tewas karena mengalami depresi.

Dr Lahargo juga menjelaskan bahwa depresi atau gangguan kejiwaan biasanya ditandai dengan adanya perubahan pada seseorang.

"Iya depresi ditandai dengan gejala mood yang menurun, sedih, menangis, kehilangan minat dan gairah hidup, kurang energi, mudah lelah, gangguan pada pola tidur, gangguan pada pola makan, konsentrasi menurun, perasaan masa depan suram, dan keinginan untuk mengakhiri hidup, jika ada tanda seperti itu harus segera ditangani," ujarnya.

Mengenai faktor penyebabnga, Pria yang juga membuka praktek di Rs Siloam Bogor ini pun menjelaskan bahwa depresi bisa dikarenakan banyak faktor.

Diantaranya adalah dari faktor keturunan, riwayat depresi sebelumnya, mendapatkan obat-obatan yang diminum rutin yang memicu depresi seperti obat golongan steroid, riwayat penyakit berat dan menahun.

"Selain itu dipresi juga bisa disebabkan oleh permasalahan dalam kehidupan yang tidak didapatkan solusi atau jalan keluarnya, keinginan yang tidak tercapai, kehilangan seseorang atau sesuatu yang sangat dikasihi, kekecewaan dalam hidup, dan masalah lainnya," katanya.

Sumber
: tribunnews.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)