BAGAN BATU, datariau.com - Dari beberapa Atlet Kotingen di Kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir yang mengirimkan peserta untuk mengikuti CABOR Panjat Tebing Pekan Olahraga Kabupaten (POKAB) I Rokan Hilir 2019, Veue Sekolah SMP Yosef Arnoldi di Jalan Tuanku Tambusai, Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir, 19-21 Desember 2019, hanya empat Kecamatan yang meraih Medali Emas.
Kemudian, Penyerahan Medali Emas, Perak dan Perunggu di Pekan Olahraga Kabupaten (POKAB) 1 Rohil 2019 Cabang Olahraga Panjat Tebing dilaksanakan di Sekolah SMP Yosef Arnoldi, Jumat (20/12/2019).
Ketua Panjat Tebing Rokan Hilir (Federasi Panjat Tebing Indonesia), Amriyadi Bahar usai pengalungan Medali Emas, Perak dan Perunggu kepada datariau.com mengatakan, dari kemarin siang sampai malam melaksanakan babak penyisihan hingga sampai babak final.

Disini lanjut Amriyadi, ada empat katagori, A Putra dan B Putri. "Alhamdulillah, hampir semua peserta dari Kecamatan di Rokan Hilir meraih medali. Dan ini berati buat kami dari pengurus Panjat Tebing merasa bersyukur, karna penyebar Medalinya cukup merata. Dan ini menjadi beban berat bagi kami untuk mengembangkan di Rokan Hilir lebih giat lagi kedepanya," kata Amriyadi.
Selain itu, Amriyadi juga menjelaskan kenapa dilaksanakan Panjat Tebing di Bagan Batu, karena sampai saat ini di Bagansiapiapi, Kota Kabupaten Rokan Hilir itu belum ada media Panjat Tebing.
"Selama ini kami dari Federasi Panjat Tebing Indonesia hanya membuat wol sementara, saat terutama seperti Event Pramuka latihan untuk memanjat," ujarnya.
Selanjutnya, Amriyadi juga berharap kepada Dispora Rokan Hilir mau membangun Media Panjat Tebing di Kota Bagansiapiapi. Mungkin lebih lengkap, sehingga adek-adek ini nanti ketika bersaing di luar mereka tidak gagap dan kaget dengan media yang sesuai dengan tingkat nasional.
"Sebenarnya Panjat Tebing ini sangat di gantungi anak-anak muda, karna mereka tertantang, sehingga banyak ingin mencoba, karna selama ini kita tidak ada media, sehingga kita belum begitu bisa melihat pesat antusias anak-anak sekolah di olahraga ini, tapi dimana-mana olahraga ini sangat diminati, baik itu untuk Event , baikpun untuk di seriuskan untuk atlet," katanya.
"Insa Allah, kita yakin, Rohil punya utusan untuk Atlet ke Provinsi maupun tingkat Nasional kedepanya," harapnya.
"Selain daripada itu kami berharap kepada adek-adek semua untuk terus berlatih, baik sudah meraih mendali, maupun yang belum. Kami ingatkan untuk berlatih terus, walapun media belum ada di kecamatan, ya paling tidak untuk melatih fisiknya terus. Sehingga jika ada pengirimam di daerah tidak kaget lagi, sudah siap dan sigap," pesannya.
Juri Panjat Tebing Yoyon Yordi kepada datariau.com mengatakan, bahwa ini sudah mendapatkan hasil dari empat Youth A Putra dan B Putri dan hari ini penyerahanya kepada mereka yang mendapatkan Medali Emas, Perak dan Perunggu.

"Kalau kita lihat dari seleksi kemarin hingga final, memang adek-adek ini cukup potensi. Selain usia mereka masih muda dan semangat tinggi, namun disini terkendala kita yaitu fasilitas. Karna kita tidak bisa seperti olahraga lain, karna fasilitasnya biasa-biasa saja, apa lagi olah raga ini sangat exstrim, kita pingin fasilitas olahraga itu ya kalau bisa yang standar Nasional," harapnya.
"Harapan kita kepada Pemerintah kedepanya agar dapat di Bangun Panjat Tebing di Rokan Hilir yang setara tingkat Nasional," pintanya.
Selain itu Koordinatir Wilayah Bagan Batu Yayasan Proyoga Riau, Andreas Purwanyo SPd juga mengatakan demikian, dirinya berharap semoga Olahraga Panjat Tebing ini menjadi salah satu pilihan masyarakat, yaitu anak-anak muda. Harapan kedepanya Panjat Tebing bisa Perstasi di tangkat Kabupaten, Provinsi, Nasional maupun Intranasional.
"Salah satu siswa kita dari sekolah SMP Yosef Arnoldi sudah mengikuti ke jurnas di Kalimantan dan sudah berperitasi," ungkapnya penuh bangga."Kita berharap kedepanya kepada anak-anak muda, khsusnya anak-anak sekolah bisa mencintai olahraga Panjat Tebing ini. Ini adalah sebuah tantangan, " katanya.
Menurutnya, yang ada Media Panjat Tebing satu-satunya yang ada di Rokan Hilir baru disini di Sekolah SMP Yosef Bagan Batu.
"Yang saya tau, ini satu-satunya yang ada Media di Rokan Hilir Panjat Tebing. Dan kita berharap ini mendapatkan spot dari Pemerintah Daerah," ujarnya.

Selanjutnya, Pelatih Panjat Tebing Rokan Hilir, Dinozo FF mengatakan, dirinya sangat berharap kedepanya masih bisa memberikan yang terbaik untuk atlet, khsusnya di Rokan Hilir.
Banyak emang secara umum potensi yang belum bisa diraih, tapi mudah-mudahan untuk kedepanya kami para pelatih bisa memberikan bibit atlet yang dapat bisa bersaing secara umum khsusnya untuk panjat tebing ini," harapnya.
"Mungkin dari pihak pemerintah dapat mensupot seperti bantuan, untuk membuat khsus untuk panjat tebing sehingga kita dapat lebih luas lagi mencari para bibit atlit. Harapan kepada Pemerintah daerahh dapat lebih memperhatikan khsusnya untuk anak-anak kita dari tingkat SD, SMP dan SMA, sehingga dapat mencari bibit atlet disana," ujarnya.
Farans Fermas Ndururu Atlet Kontigen Bagan Sinembah yang mendapatkan juara Medali Emas mengatakan, dirinya sangat senang dan bangga bisa menang meraih mendali emas.
"Perasaan saya sangat senang sekali bisa meraih medali emas dalam perlombaan panjat tebing ini. Saya mewakili dari Sekolah SMA Yosef Anorldi Bagan Batu," kata Farans.
Kemudian dia memberikan Motivasi untuk teman-teman yang lain untuk bisa semangat dan terus berlatih. "Saya sunguh tidak menyangka bisa dapat emas, tapi karna ke gigihan saya dan tetap semangat, bersyukur bisa dapat emas membawa nama sekolah dan Kecamatan Bagan Sinembah," katanya.
Tentunya ini sebuah kebangaan untuk orang tua, guru, sekolah, para pelatih. "Terimakasih kepada pelatih saya dan orang tua telah mengizinkan saya untuk mengikuti Panjat Tebing," pungkasnya. (sul)