4 Bocah SD di Nias Selatan Tewas Terbawa Arus

Ruslan
754 view
4 Bocah SD di Nias Selatan Tewas Terbawa Arus
(Foto: Dokumentasi Polres Nias Selatan)
Foto: 4 Bocah di Nias Selatan tewas terseret arus sungai saat pulang sekolah.

DATARIAU.COM - Miris betul anak-anak SD di pelosok Nias Selatan ini. Berjuang ke sekolah menyusuri sungai tiap hari, terseret arus hingga tewas. 

Kejadian ini terjadi pada Senin (3/9/2018) lalu sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, 4 siswa SD dan 1 siswa SMP hendak pulang dari sekolah menyeberangi anak Sungai Borofino, Desa Balombaruzo, Gomo, Kabupaten Nias Selatan. 

Mereka adalah Kristina Hulu (6), Putri Hulu (5), Viterman Hulu (13), Roberton Tavenae (8). Sedangkan seorang siswa SD, Restu Hulu (6), belum sempat menyeberang sungai. Di saat mereka menyeberangi sungai terseut, tiba-tiba arus sungai yang sangat deras datang dalam sekejap. 

"Biasanya sungai yang diseberangi dangkal, namun kemarin saat kejadian itu paginya hujan deras. Jadi tiba-tiba sungainya berarus deras," tutur Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal Napitupulu saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (5/9/2018). 

Kemudian keempat siswa SD-SMP itu, kecuali Restu, terseret arus sungai. Restu pun lansung memberitahukan kepada ibunya Yumiati Tavenae bahwa keempat temanya tenggelam hanyut dibawa arus sungai. Kemudian ibunya bersama warga desa mencari keempat anak yang tenggelam tersebut.

"Pencarian dari Polres, Polsek, Koramil dan warga desa setempat," imbuh Faisal.

2 Siswa yakni Kristina Hulu (6), Putri Hulu (5), ditemukan tak bernyawa pada hari kejadian. Sedang 2 lainnya, Viterman Hulu (13) dan Roberton Tavenae (8), hanyut dan dicari hingga ditemukan pada Rabu (5/9) pagi ini sekitar pukul 05.00 WIB dalam kondisi mengambang di sungai. 

"Kedua korban diatas ditemukan oleh pemuda desa Ama Rasta Hulu," tuturnya. 

Keempatnya, imbuh Faisal, disemayamkan bersama dan sudah dimakamkan hari ini juga pukul 11.00 WIB karena jenazah sudah mulai membusuk. 

"Anak-anak di sini memang perjuangannya begitu setiap hari kalau ke sekolah, menyeberangi sungai. Dan di sini banyak sungai, seorang anak bisa melalui 2-3 sungai untuk ke sekolah. Salut saya dengan perjuangan mereka untuk menimba ilmu," tuturnya. 

Dia berharap tak ada lagi anak-anak sekolah yang menjadi korban. Faisal berharap jembatan di atas sungai bisa dibangun dengan memakai dana desa, patungan dana desa dari 2 desa atau bahkan dibantu pemerintah pusat. 

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: https://news.detik.com/berita/d-4199362/pulang-sekolah-seberangi-sungai-4-bocah-di-nias-selatan-tewas
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)