27 Dari Ratusan Warga Keracunan, Dirawat di RSIA Bunda Anisyah Air Tiris

Datariau.com
1.416 view
27 Dari Ratusan Warga Keracunan, Dirawat di RSIA Bunda Anisyah Air Tiris
Tampak sejumlah tenaga medis saat membantu pasien keracunan.

KAMPAR, datariau.com - Sebanyak 27 orang warga yang diduga keracunan makanan saat menghadiri pesta pernikahan salah seorang warga di Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampa di rawat Rumah Sakit Bunda Anisyah Air Tiris.

Korban keracunan yang dirawat di RSIA Bunda Anisyah tersebut rata-rata kaum Perempuan dan anak ? anak,dari informasi yang disampaika  oleh Dr.Andri selaku Dirut RSIA Bunda Anisyah kepada awak media saat ditemui senen pagi 2/7 menjelaskan korban yang dirawat di RSIA Bunda Anisyah kebanyakan kaum hawa dan anak-anak.

dr Andri menjelaskan bahwa sejak sekitar pukul 21.00 wib para korban keracunan masal terus berdatangan dari puskesmas Kampar Timur ke RSIA Bunda Anisyah dengan kondisi korban lemas dan mual-mual.

"Kita menerima korban dalam kondisi lemas dan mual-mual,untuk sementara seluruh korban yang di rujuk kesini akan terus follow up kindisinya,alhamdulillah sebanyak 27 korban yang dilarikan ke RSIA Bunda Anisyah telah kita tangani dengan serta tertolong dengan baik," jelas Dirut RSIA Bunda Anisyah.

Ditanya soal tenaga medis yang dikerahkan sehubungan dengan banyaknya pasien yang dilarikan ke Bunda Anisyah,Dr.Andri menjelaskan bahwa RSIA siap menampung berapapun korban yang dirujuk ke Bunda Anisyah selagi masih ada ruangan tempat korban dirawat."kita terus upayakan yang terbaik untuk para korban,ini menyangkut kemanusiaan bahkan ambulance yang kita miliki juga kita kerahkan untuk evakuasi korban keracunan tampa kita pungut biaya ambulance nya.untuk kondisi korban hingga dini hari malam tadi rata-rata korban sudah tidur,artinya saat korban tidur dan tidak gelisah lagi berarti kondisinya sudah mulai membaik".tambah Dr.Andri

Korban keracunan yang dirawat di RSIA Bunda Anisyah tersebut rata-rata kaum Perempuan dan anak ? anak,dari informasi yang disampaika  oleh Dr.Andri selaku Dirut RSIA Bunda Anisyah kepada awak media saat ditemui senen pagi 2/7 menjelaskan korban yang dirawat di RSIA Bunda Anisyah kebanyakan kaum hawa dan anak-anak.

Dr.Andri menjelaskan bahwa sejak sekitar pukul 21.00 wib para korban keracunan masal terus berdatangan dari puskesmas Kampar Timur ke RSIA Bunda Anisyah dengan kondisi korban lemas dan mual-mual.

"kita menerima korban dalam kondisi lemas dan mual-mual,untuk sementara seluruh korban yang di rujuk kesini akan terus follow up kindisinya,alhamdulillah sebanyak 27 korban yang dilarikan ke RSIA Bunda Anisyah telah kita tangani dengan serta tertolong dengan baik".jelas dirut RSIA Bunda Anisyah

Ditanya soal tenaga medis yang dikerahkan sehubungan dengan banyaknya pasien yang dilarikan ke Bunda Anisyah,Dr.Andri menjelaskan bahwa RSIA siap menampung berapapun korban yang dirujuk ke Bunda Anisyah selagi masih ada ruangan tempat korban dirawat."kita terus upayakan yang terbaik untuk para korban,ini menyangkut kemanusiaan bahkan ambulance yang kita miliki juga kita kerahkan untuk evakuasi korban keracunan tampa kita pungut biaya ambulance nya.untuk kondisi korban hingga dini hari malam tadi rata-rata korban sudah tidur,artinya saat korban tidur dan tidak gelisah lagi berarti kondisinya sudah mulai membaik".tambah Dr.Andri.

Editor
: Mirdas Aditya
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)