23 Desa di Kampar Sangat Tertinggal, Pj Bupati Temui Wamendes PDTT Minta Cari Solusi

datariau.com
1.120 view
23 Desa di Kampar Sangat Tertinggal, Pj Bupati Temui Wamendes PDTT Minta Cari Solusi
Foto: Midas/Diskominfo Kampar
Pj Bupati Kampar Kamsol saat bertemu Wamendes PDTT di Jakarta, Selasa (11/10/2022).

JAKARTA, datariau.com - Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol MM melakukan silaturrahmi dengan Wakil Menteri Desa Pembangunan, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) RI Budi Arie Setiadi, di Kantor Wamendes PDTT Jakarta Pusat, Selasa (11/10/2022).

Pada kesempatan tersebut Pj Bupati melaporkan bahwa berdasarkan Rekapitulasi Indeks Desa Membangun (IDM) 2022 dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, mencatat ada sebanyak 23 Desa Sangat Tertinggal yang ada di Kabupaten Kampar, angka tersebut tidak berubah dari Angka Rekapitulasi IDM Tahun 2021.

Lebih rinci bahwa saat ini di Kabupaten Kampar tercatat ada 23 Desa Sangat Tertinggal, Desa Maju sebanyak 84 desa, kemudian Desa Berkembang sebanyak 109 desa, serta Desa Tertinggal tercatat 12 Desa.

"Meski demikian, untuk Desa Mandiri Kabupaten Kampar mengalami kenaikan dari 6 Desa yang berstatus Desa Mandiri menjadi 14 Desa," terang Kamsol.

Untuk itu, lamjut Pj Bupati, dengan pertemuan ini adalah langkah baik dalam rangka meningkatkan Desa Mandiri, termasuk mengurangi Desa Tertinggal dan Desa Sangat Tertinggal.

"Hari ini kita menghadap Pak Wamendes PDTT, dalam rangka untuk melaporkan Perkembangan Kemajuan Desa yang ada di Riau. Kita minta petunjuk terhadap Indikator Kemajuan Desa tersebut," ucap Kamsol.

Sementara itu Wamendes PDTT RI Budi Arie Setiadi, pada kesepatan tersebut memberikan apresiasi atas kunjungan langsung Pj Bupati Kampar.

Budi Arie menyampaikan atas hal tersebut untuk siap mendorong pembangunan di Kampar khususnya 23 Desa Tertinggal.

"Untuk diketahalui, ini juga merupakan tugas kami dari Kementerian dalam memberikan solusi, pembinaan, program serta bantuan lainnya baik berupa kegiatan maupun bantuan lainnya," pungkas Budi. (das)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)