BANGKINANG, datariau.com - 153 atlet silat bertanding dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat yang digelar oleh Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengkab IPSI) Kabupaten Kampar di Padepokan Pencak Silat Desa Muara Uwai Kecamatan Bangkinang, 25-28 Oktober 2018.
153 Pesilat itu berasal dari 14 perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Kampar.
153 Pesilat ini terbagi dalam dua kategori yakni kategori Remaja dan kategori Dewasa. Pesilat Remaja berjumlah 87 orang dan Pesilat Dewasa sebanyak 66 orang.
Para Pesilat ini berlaga di 26 kelas yang dipertandingkan. Terdiri dari 14 kelas untuk kategori tanding remaja dan 12 kelas untuk kategori tanding dewasa.
14 Perguruan Silat yang mengirimkan atletnya untuk berlaga pada kejuaraan ini yakni Perguruan Pencak Silat Walet Puti, Tapak Suci, Elang Ksatria, ISIKOM, SKS, IKS-PI Kera Sakti, Pagar Nusa, HIMSSI, Persimo, Okido, PSHT, Lintau IX Koto, Kumango dan Patbanbu.
Memasuki hari kedua, jUMAT (26/10/2018) seluruh pertandingan babak penyisihan sudah selesai dilaksanakan. Dan para pemenang di babak penyisihan berhak untuk berlaga di babak selanjutnya.
Dari pantauan wartawan di arena Kejurkab, terlihat pelaksanaan pencak silat ini mendapat perhatian yang cukup tinggi dari masyarakat. Terbukti ratusan penonton memadati arena pencak silat. Demikian juga sorak sorai penonton ikut memberikan dukungan kepada pesilat yang sedang bertanding.
Pertandingan digelar dari pagi pukul 08.00 WIB hingga pukul 22.30 WIB. Meskipun pertandingan digelar hampir tengah malam namun penonton tetap antusias menyaksikan setiap kelas yang dipertandingkan.
Ketua Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Kampar M Salim SPd MIP didampingi Sekretaris Ashadi Ainun dan Ketua Panitia Jumaidi Hamid kepada wartawan menyampaikan bahwa Kejuaraan Pencak Silat ini berjalan lancar, aman dan sukses.
"Animo perguruan untuk mengikutsertakan pesilatnya dalam Kejurkab ini cukup tinggi terbukti banyak atlet yang ambil bagian dalam kejuaraan ini. Animo masyarakat juga cukup tinggi dengan banyaknya penonton yang menyaksikan pertandingan. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat cinta pencak silat," ujar Salim.
Oleh sebab itu Salim mengajak masyarakat pecinta pencak silat untuk bersama-sama memajukan pencak silat di Kabupaten Kampar.
"Mari kita kembangkan pencak silat di Kabupaten Kampar karena pecinta pencak silat dan bibit pesilat luar biasa," kata Salim.
Kepada pesilat Salim menghimbau untuk terus giat berlatih.
"Giatlah berlatih karena selain kejuaraan ini akan ada kejuaraan- kejuaraan lain yang bisa diikuti oleh pesilat, dan IPSI Kampar akan terus mencari dan mengembangkan bibit-bibit baru itu," ujar Salim.
Untuk pesilat yang meraih prestasi pada kejurkab kali ini, IPSI Kampar akan terus melakukan pembinaan dan tes fisik secara continue untuk menjaga performa atlit dalam rangka menghadapi kejuaraan yang lebih besar.
IPSl Kampar juga mengajak setiap perguruan untuk berlomba-lomba menggelar kejuaraan sehingga dapat memunculkan bibit bibit atlet baru sekaligus membina atlet yang sudah ada.
"Kita sangat mendukung kalau perguruan menggelar kejuaraan karena untuk kemajuan pencak silat tidak bisa hanya mengandalkan pada kejuaraan yang dilaksanakan IPSI," jelas Salim.