Kualitas Udara di Duri Masuk Kategori Berbahaya

Kapolsek: Kurangi Aktifitas Diluar
Datariau.com
1.007 view
 Kualitas Udara di Duri Masuk Kategori Berbahaya
Foto: Panji A. Syuhada
FMurid Sekolah Dasar di wilayah kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis dipulangkan akibat kondisi asap yang pekat.

DURI, datariau.com - Kapolsek Mandau, Komisaris Polisi Arvin Hariyadi SIK mengimbau kepada masyarakat diwilayah hukum Polsek Mandau resort Bengkalis agar mengurangi aktifitas diluar rumah dan menggunakan masker.

Hal tersebut, mengingat kualitas udara diwilayah Duri sekitarnya itu semakin memburuk. Bahkan menurut pemantau kualitas udara (Air Quality) milik PT Chevron, udara di Duri sekitar saat ini mencapai nilai 500 dengan status berbahaya.

"Kurangi aktifitas diluar ruangan dan apabila bepergian agar menggunakan masker, kita lihat udara sepertinya kurang sehat akibat dampak kebakaran hutan dan lahan," kata Kapolsek Mandau, Kompol Arvin Hariyadi, diruang kerjanya, Kamis (12/9/2019).

Kebakaran hutan dan lahan yang melanda wilayah Riau belakangan ini menghasilkan asap yang pekat. Sehingga, wilayah Duri juga terpapar dari polusi jerebu asap tersebut. 

Di Duri sendiri, saat ini petugas Kepolisian sektor Mandau bersama tim pemadam kabakaran masih berjibaku melawan api diseputar lahan konsesi PT Chevron Pasifik Indonesia yang ikut terbakar. 

"Lokasinya diwilayah Bumbung, kita menerjunkan 7 personel yang dibantu Damkar Chevron dan Pemda untuk memadamkan," ungkap Kapolsek. 

Sejauh ini, Polisi telah menetapkan 2 tersangka dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Pematang Pudu, wilayah hukum Polsek Mandau Bengkalis. 

Perlu diketahui, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) menetapkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU). Angka kualitas udara 0-50 artinya baik, 50-100 sedang, 100-200 tidak sehat, 200-300 sangat tidak sehat, 300-500 itu berbahaya.(nji)

Penulis
: Panji Ahmad Syuhada
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)