Infrastruktur Kotaku di Banda Aceh Diresmikan

Mahdi Andela
666 view
Infrastruktur Kotaku di Banda Aceh Diresmikan
Dok Humas
Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SEAk MM meresmikan penataan infrastruktur lingkungan kumuh Kotaku tahun 2018 untuk 35 gampong di Banda Aceh

BANDA ACEH, datariau.com - Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SEAk MM bertempat di Menasah Gampong Lhong Cut, Kamis (14/2/2019), meresmikan penataan infrastruktur lingkungan kumuh Kotaku tahun 2018 untuk 35 gampong di Banda Aceh.

Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Banda Aceh tahun 2018 telah diselesaikan pengerjaannya. Seluruh infrastruktur yang dibangun dengan dana dari APBN, dalam hal ini Dirjen Cipta Karya telah dirampungkan di seluruh Banda Aceh. Ada 35 gampong (Desa) di dalam wilayah Banda Aceh yang termasuk dalam program penataan kawasan kumuh. Termasuk di Gampong Lhong Cut, Kecamatan Banda Raya.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti. Saat menandatangani prasasti ini, Wali Kota turut didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Bachtiar, Kepala Dinas Perkim, Jalaluddin, Wakil Pimpinan KPO Bank Aceh Syariah, Sekdis Perkim, Rosdi, Camat Banda Raya, Reza Kamilin, Ketua Forum Badan Keswadayaan (BKM) Banda Aceh, Amiruddin Daroy, Kasatker PIP Kota, Muhammad Siswanto, para Koordinator KSM dan Sekdes Gampong Lhong Cut, Hasbi Hasyim serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Wali Kota Aminullah mengatakan, hingga saat ini sudah 38,2 M anggaran dari pusat untuk penataan kawasan kumuh di Banda Aceh lewat program Kotaku. Anggaran tersebut tersebar di 35 gampong di Banda Aceh dan dikerjakan oleh masyarakat setempat dengan sistem swakelola.

"Seperti Lhong Cut, anggarannya mencapai 1,5 M. Yang sudah dibangun ada Drainase, jalan dan taman ini," ujar Aminullah setelah memotong pita meresmikan taman yang baru di gampong tersebut.

Lanjutnya, program ini telah merubah sejumlah wajah wajah gampong di Banda Aceh menjadi bersih, indah dan nyaman. Dampaknya benar benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Lokasi jalan dan taman ini dulunya kumuh, kata warga disini tempat bersarang nyamuk. Tapi sekarang Alhamdulillah sudah bersih, rapi dan jadi lokasi yang menyenangkan bagi warga. Lingkunganpun jadi bersih dan warga jauh dari penyakit," tambah Aminullah.

Ungkap Wali Kota, program ini belum selesai dan akan terus berlanjut pada tahun ini karena kawasan lain di Banda Aceh yang dinilai masih kumuh juga akan ditangani dengan program ini. 

"Target kita tahun ini sisanya akan selesai, dan awal tahun 2020 insyaAllah Kota Banda Aceh bebas dari kawasan kumuh," ujar Aminullah optimis.

Sementara itu, Kadis Perkim Kota Banda Aceh, Jalaluddin mengungkapkan optimisme terwujudnya target yang ditetapkan oleh Wali Kota.

Jalaluddin mengatakan, pihaknya bersama dengan BKM, KSM dan masyarakat terus berupaya keras merealisasikan program ini. Setelah sejumlah infrastruktur selesai dibangun di 35 gampong, program ini akan dilanjutkan dengan menangani sisa kawasan kumuh yang hanya tersisa sekitar 21 Hektar lagi yang meliputi dua gampong.

"Total kawasan kumuh yang sudah ditangani mencapai 773 Hektar dari 794 total kawasan kumuh di Banda Aceh. Sisanya sekitar 21 Hektar lagi, dan sesuai target Pak Wali tahun 2019 ini tuntas," ungkap Jalaluddin yang juga Plt Kepala DLHK3 Banda Aceh.

Penulis
: Mahdi Andela
Sumber
: datariau.com
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)