Dampak Psikologis Silent Treatment Terhadap Kesehatan Mental

Oleh: Siti Fadillah Lifiasati
datariau.com
2.712 view
Dampak Psikologis Silent Treatment Terhadap Kesehatan Mental
Ilustrasi. (Foto: Internet)

Membangun pola komunikasi yang sehat bisa dilakukan dengan cara belajar untuk berkompromi. Dalam hubungan yang sehat, kedua belah pihak harus bersedia untuk berkompromi dan menemukan solusi yang dapat diterima bersama. Praktikkan mendengar aktif, fokus sepenuhnya pada apa yang dikatakan orang lain tanpa memikirkan respons kamu. Tunjukkan bahwa kamu mendengarkan dengan memberikan umpan balik dan mengajukan pertanyaan yang relevan. Akui perasaan orang lain, bahkan jika kamu tidak setuju. Penting untuk mengakui dan menghargai perasaan orang lain. Gunakan humor dengan bijak, humor dapat membantu mengurangi ketegangan, tetapi pastikan itu tidak digunakan untuk menghindar dari masalah serius atau menyakiti perasaan orang lain.

Membangun komunikasi yang sehat adalah proses yang membutuhkan waktu dan usaha. Hal ini mungkin terasa sulit pada awalnya, terutama jika kamu tidak terbiasa berkomunikasi secara terbuka. Namun, dengan praktik dan kesabaran yang ada maka kamu dapat menciptakan pola komunikasi yang lebih positif. Jika kamu merasa kesulitan untuk membuat perubahan ini sendiri maka jangan ragu untuk meminta bantuan kepada tenaga propesional seperti psikolog.

Kesimpulan yang dapat diambil dari artikel yang berjudul “Dampak Psikologis Silent Treatment Terhadap Kesehatan Mental” yaitu penting bagi kita mengetahui ciri-ciri orang yang melakukan silent treatment dan alasan mereka melakukan silent treatment. Sehingga kita dapat mengatasi silent treatment agar kondisinya tidak semakin memburuk. Salah satu caranya adalah dengan membangun pola komunikasi yang lebih sehat.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)