DATARIAU.COM - Siapapun dapat menderita stroke. Meskipun banyak faktor risiko untuk stroke berada di luar kendali kita, beberapa dapat dikendalikan melalui nutrisi yang tepat dan perawatan medis. Namun demikian, penting juga bagi kita mengetahui siapa saja orang-orang yang memiliki resiko terserang stroke, agar beberapa faktor resiko yang bisa dikendalikan bisa kita hindari.
Penderita fibrilasi atrium (FA) atau kelainan irama jantung, meningkatkan risikonya terkena stroke 500 persen. Hal itu jelas tak bisa didiamkan begitu saja karena membuat si penderita berada dalam ancaman kelumpuhan. Meski begitu, bukan berarti risiko itu tak bisa diturunkan.
Dilansir dari Fitnessformen.co.id , menurut Prof Dr dr Yoga Yuniadi Sp JP(K) FIHA FasCC Guru Besar Ilmu Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FKUI, risiko tinggi stroke pada pasien FA bisa turun bila seseorang menjaga gaya hidup dalam koridor sehat. Mulai dari pola makan dan pola berolahraga.
Lalu apa saja pola makan dan pola olahraga yang disarankan untuk penderita FA? Berikut selengkapnya ..
1. Mengonsumsi makanan sehat tiga kali sehari
Prinsipnya, mengurangi makanan berlemak, dan mengonsumsi lebih banyak makanan sayuran- buah, biji-biji yang kaya serat, ikan dan kacang-kacangan. Bila Anda ingin mengonsumsi daging, konsumsilah dengan jumlah yang sedikit.
2. Menghindari asupan lemak trans serta garam
Sebab, makanan lemak trans akan memudahkan terjadinya plak atau tumpukan lemak didinding pembuluh darah, sehingga memudahkan seseorang terkena serangan stroke. Sementara hipertensi mengurangi terjadinya darah beredar dengan cepat yang membuat jantung bekerja lebih keras. Pada penderita FA, kondisi itu meningkatkan risiko terjadi stroke.
3. Olahraga yang teratur
Anda dapat melakukan aktivitas aerobik yang moderat (tidak terlalu berat) seperti jalan cepat selama 2,5 jam atau aktivitas aerobik yang cukup tinggi seperti jogging atau berenang selama 1,5 jam setiap minggu. Tanpa olahraga, risiko terserang penyakit kardiovaskular terutama penyakit jantung dan stroke meningkat 51%.
4. Hindari merokok serta walaupun anda bukan perokok.
Apa sebabnya, karena menghindari jadi perokok aktif memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular sebesar 30 persen.
5. Selain itu dapat dilakukan pemasangan payung pada kuping serambi kiri jantung
Upaya ini sangat efektif mengurangi risiko stroke pada penderita FA. (*)