Advertorial DPRD Kabupaten Kampar

Wakil Ketua DPRD Kampar Bersama Pj Bupati Dampingi Gubernur Riau Hadiri Acara Balimau Kasai di Desa Batu Belah

datariau.com
918 view
Wakil Ketua DPRD Kampar Bersama Pj Bupati Dampingi Gubernur Riau Hadiri Acara Balimau Kasai di Desa Batu Belah
Foto: Ist.
Wakil Ketua DPRD Kampar Repol, saat ikut melaksanakan tradisi balimau kasai.

KAMPAR, datariau.com - Setelah vakum beberapa tahun akibat terjadinya pandemi covid-19, akhirnya tradisi Balimau Kasai di Batu Belah kembali dilaksanakan dengan meriah di Dermaga Desa Batu Belah, Rabu (22/3/2023).

Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi, Staf Ahli Gubernur Riau Yurnalis Basri serta Forkopimda dan Kepala OPD di Lingkungan Setda Kampar.

Pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kampar Repol SAg mengapresiasi kegiatan rutin yang sempat vakum beberapa tahun akibat bencana covid 19 yang melarang untuk mengumpulkan banyak.

"Pada tahun 2023 ini Alhamdulillah tradisi tahunan ini sudah bisa digelar seperti biasa. Tentunya masyarakat merasa sangat senang karena kembali menikmati budaya Balimau Kasai yang sudah turun menurun sejak dahulu," kata Wakil Ketua DPRD Kampar, Repol.



Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol MM ikut serta di dalam iring-iringan sampan hias yang pelepasannya dimulai di Simpang Pulau Bangkinang dan finish di Dermaga Desa Batu Belah.

Dalam arahannya Pj Bupati mengatakan bahwa Balimau Kasai adalah sebuah upacara tradisional yang istimewa bagi masyarakat Kampar di Provinsi Riau untuk menyambut bulan suci Ramadhan.



Acara ini biasanya dilaksanakan sekali dalam setahun yaitu sehari menjelang masuknya bulan puasa, upacara tradisional ini selain sebagai ungkapan rasa syukur dan kegembiraan memasuki bulan puasa juga merupakan simbol penyucian diri.

Balimau sendiri bermakna mandi dengan menggunakan air yang dicampur jeruk yang oleh masyarakat Kampar sendiri disebut limau. Jeruk yang biasa digunakan adalah jeruk purut, jeruk nipis, dan jeruk kapas.

Sedangkan kasai adalah wangi-wangian yang biasanya dipakai ke wajah dan tangan atau semacam lulur. Bagi masyarakat Kampar pengharum badan (kasai) ini dipercayai dapat mengusir segala macam rasa dengki yang ada dalam kepala, sebelum memasuki bulan puasa.

"Insya Allah malam ini kita akan mulai melakukan tarawih perdana memasuki bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah dan besok kita akan langsung melakukan ibadah puasa. Untuk itu, saya atas nama pribadi dan keluarga serta Pemerintah Kabupaten Kampar menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa semoga amal ibadah yang kita kerjakan mendapat ridho dan pahala yang berlipat ganda dari Allah Subahanahu wa ta'ala," kata Kamsol.



Sementara itu, Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi dalam sambutannya mengatakan, Tradisi Balimau Kasai menyambut Bulan Suci Ramadhan ini bisa menjadi wisata alternatif bagi para wisatawan baik lokal maupun luar kota bahkan mancanegara.

"Diharapkan kegiatan ini nantinya akan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat desa, masyarakat tempatan bisa berjualan makanan khas daerah dan pengunjung pun bisa menikmati alam wisata yang indah," kata Gubernur Riau.



"Potensi inilah yang harus dikembang secara berkelanjutan dan selalu mengikuti perkembangan dunia wisata dan berinovasi, sehingga pengunjung tertarik untuk selalu menjadikan kegiatan disungai Kampar ini salah satu pilihan untuk berwisata," pungkas Gubri. (das)

Penulis
: Mirdas Aditya
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)