Untuk itu Yakobus mengatakan Dewan Adat Dayak (DAD) bukan organisasi eklusif tapi organisasi harus merakyat , sosialisasi dan Silahturahmi dengan semua kekuatan organisasi yang lain baik di antaranya Lembaga Adat Melayu, Tionghoa, Budaya Jawa, Bugis, Batak dan lain lain
"Harapan kita organisasi kita ini harus mampu menggerakkan dan kedepan bisa Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kepulauan Riau, melarih diri menjadi pemimpin masa depan di Kepri" Harapnya
H. Syamsuddin Uti Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Provinsi Kepri saat menghadiri Pengukuhan tersebut mengatakan melihat perkembangan Kerukunan Lewat ada Dayak Di Kepri dan Harus ada contoh buat indragiri hilir tentang kebersamaan kita yang ada di inhil
"Apa lagi saya menjadi seorang di percaya kabupaten Inhil kerukunan ini perlu sekali dan Tembilahan terdiri beberapa suku persatuan inilah kita harus jaga"Ucarnya
Samsudin Uti pun merasa bangga melihat jalinan komunikasi cukup tinggi sekali oleh masarakat dayak yang ada di Kepulauan Riau Ini
"Harapannya saya kedepan insa allah kedepan kita akan buat juga karena tembilahan itu bersuku-suku maka kita harus buat di inhil seperti ini"ujarnya
Samsudin Uti pun berharap dengan adanya adat Adat Dayak (DA) Provinsi Kepulauan Riau akan berkembang baik dan akan berkembang lagi semuanya karena banyak ragam dan perlu ada kesatuan dan persatuan.(ADV)