Unik, Hasil Swab OTG di Banda Aceh Berubah-ubah

Datariau.com
1.551 view
 Unik, Hasil Swab OTG di Banda Aceh Berubah-ubah
Foto: Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hanif. (dinkes.acehprov.go.id)

BANDA ACEH, datariau.com - Kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) warga Banda Aceh berinisial Ik (38) tergolong unik. Pria ini ternyata sudah tiga kali menjalani pemeriksaan swab Real Time Polymerase Chain Reaction (RT PCR) di Laboratorium Balitbangkes Aceh. Uniknya hasilnya selalu berubah-ubah. Awalnya negatif, lalu positif, kini kembali negatif.


Saat dilakukan pemeriksaan spesimen lendir kerongkongannya pada 26 Mei 2020 hasilnya negatif. Esoknya, saat dilakukan swab lagi, hasilnya positif. Namun kemudian, tanggal 29 Mei 2020 dilakukan pengambilan spesimen lendir dari tenggorokannya, hasilnya kembali negatif.


Dikutip datariau.com dariaceh.tribunnews.com, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif yang di Banda Aceh, Sabtu (30/5/2020) petang mengatakan, pemeriksaan awal terhadap Ik pada tanggal 26 Mei hasilnya memang negatif.


"Tapi saya ragu. Besoknya saya ulang lagi pemeriksaan dan hasilnya positif. Yang positif itu hasil pemeriksaan tanggal 27 Mei," terang Hanif.


Atas dasar hasil pemeriksaan kali kedua itulah Ik yang berprofesi sebagai pengusaha (kontraktor) disimpulkan positif Covid-19.


Namun kemudian, tanggal 29 Mei 2020 setiba di Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh langsung dilakukan pengambilan spesimen lendir dari tenggorokannya, sebelum ia mengonsumsi obat apa pun. Nah, pada Sabtu (30/5/2020) malam hasil swab-nya keluar dengan hasil negatif corona.


Seperti biasa, spesimen itu diperiksa di tempat yang sama, yakni Laboratorium Balitbangkes Aceh di Gampong Bada, Aceh Besar.


Kendati hasilnya sudah kembali negatif, pasien belum diizinkan untuk meninggalkan RSUZA karena masih harus diperiksa sekali lagi swab tenggorokannya.


Apabila pemeriksaan berikutnya menunjukkan hasil yang konsisten, yakni tetap negatif, barulah pasien Ik dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.


Dokter Hanif mengaku hasil tes pasien Ik selalu berubah-ubah. Awalnya negatif, lalu positif, kini negatif lagi. Fenomena seperti itu bukan hal langka dalam kasus Covid-19. (Mah)

Penulis
: Mahdi Andela
Editor
: Samsul
Sumber
: Datariau.com
Tag:Aceh
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)